Moneter dan Fiskal

BI Raih Penghargaan Internasional sebagai Pengelola Devisa Terbaik

Jakarta – Bank Indonesia (BI) meraih penghargaan sebagai lembaga pengelola devisa terbaik (Best Asset Owner) di wilayah Asia Tenggara dalam Asian Investor Institutional Excellence Award 2022.

Ajang penghargaan yang diselenggarakan oleh Asian Investor ini mengapresiasi pencapaian BI dalam mengembangkan aspek operasional, inovasi dalam pengelolaan aset, dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan pasar keuangan dan ekonomi.

Pencapaian tersebut tidak terlepas dari kebijakan Bank Indonesia termasuk pada transformasi cadangan devisa yang dilakukan secara konsisten, inovatif dan sinergis.

Pemberian penghargaan merupakan bentuk apresiasi kinerja serta praktik pengelolaan devisa lembaga di Asia Pasifik yang terus mengalami kemajuan untuk berupaya menjadi pengelola devisa yang lebih baik.

Sebagai informasi, Asian Investor merupakan bagian dari Haymarket Limited, sebuah grup penerbit terbesar di Inggris   yang telah menyelenggarakan Institutional Excellence Award ke-9 kali pada 2022.

Berikut ini daftar penerima penghargaan Investor Institutional Excellence Award 2022:

BEST ASSET OWNER (REGIONAL)

  • SOUTHEAST ASIA
  • Bank Indonesia
  • KOREA
  • Public Officials Benefit Association (Poba)

INSTITUTIONAL AWARDS

  • PENSION FUND SMALL/ MEDIUM (AUM OF UNDER $50BN)
  • Commonwealth Superannuation Corporation, Australia
  • LIFE INSURER LARGE (AUM OF $50BN AND ABOVE)
  • Prudential Hong Kong Ltd.

PROFICIENCY AWARDS

  • BEST IN CLASS -ALTERNATIVE ASSETS INVESTING
  • Commonwealth Superannuation Corporation, Australia
  • BEST IN CLASS – ESG ENGAGEMENT
  • Commonwealth Superannuation Corporation, Australia

BEST IN CLASS – INVESTING PROGRESS AND INNOVATION

  • Commonwealth Superannuation Corporation, Australia

BEST IN CLASS – RESPONSE TO COVID-19 PANDEMIC

  • Commonwealth Superannuation Corporation, Australia

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

8 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

9 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

10 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

15 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

16 hours ago

IHSG Sepekan Melemah 0,99 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.305 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More

17 hours ago