Gubernur BI, Perry Warjiyo. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan kredit Indonesia pada tahun 2025 dan 2026 akan meningkat yakni berada di kisaran 11-13 persen.
“Pertumbuhan kredit kami perkirakan akan meningkat 11-13 persen pada tahun 2025 dan 2026,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam Pertemuan Tahunan BI 2024, Jumat, 29 November 2024.
Proyeksi pertumbuhan kredit tersebut, lebih tinggi dibandingkan dengan tahun 2024 yang diperkirakan berada pada level 10-12 persen.
Baca juga: Bos BI Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi RI di 2025 dan 2026 Meningkat
Perry mengatakan, stabilitas sistem keuangan juga terjaga. Hal ini tercermin dari hasil stress test yang menunjukan ketahanan sistem keuangan RI tetap baik dari dampak gejolak global.
Adapun BI mencatat pertumbuhan kredit pada Oktober 2024 tetap kuat, mencapai 10,92 persen yoy. Dari sisi penawaran, kuatnya pertumbuhan kredit didukung oleh terjaganya minat penyaluran kredit, berlanjutnya realokasi alat likuid ke kredit oleh perbankan dan pertumbuhan DPK, serta positifnya dampak KLM Bank Indonesia.
Dari sisi permintaan, pertumbuhan kredit didukung oleh kinerja usaha korporasi yang terjaga sejalan dengan prakiraan pertumbuhan ekonomi yang tetap baik. Secara sektoral, pertumbuhan kredit pada mayoritas sektor ekonomi terjaga kuat, terutama pada sektor Jasa Dunia Usaha, Perdagangan, dan Industri.
Baca juga: Upah Minimum 2025 Naik 6,5 Persen, Prabowo: Untuk Meningkatkan Daya Beli Pekerja
Berdasarkan kelompok penggunaan, pertumbuhan kredit modal kerja, kredit investasi, dan kredit konsumsi, masing-masing sebesar 9,25 persen yoy, 13,63 persen yoy, dan 11,01 persen yoy pada Oktober 2024. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,72 persen ke level 8.271,76, dengan kapitalisasi… Read More
Poin Penting Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,72 persen sepekan ke level 8.271,76, mencerminkan… Read More
Poin Penting Komisi V DPR RI mendorong diskon tiket pesawat Lebaran 2026 dinaikkan menjadi 20… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More
Poin Penting Kini menabung emas bisa dilakukan di aplikasi emas yang menawarkan transaksi yang aman… Read More
Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal Donald Trump, pemerintah Indonesia mencermati dampaknya… Read More