Ia menjelaskan, belum kuatnya pertumbuhan ekonomi dunia salah satu faktornya juga disebabkan karena masih rendahnya harga komoditas dunia. Selain itu, adanya ketidakpastian di pasar global juga ikut mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dunia yang ikut berimbas ke pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2016.
Agus menambahkan, tantangan ekonomi dunia kemudian berlanjut dengan adanya kenaikan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat (AS) Federal Fund Rate, serta kondisi geo politik dunia.
“Kondisi geo politik global di mana keluarnya Inggris dari Uni Eropa alias Brexit, hingga ketidakpastian Presiden terpilih AS Donald Trump dalam menentukan arah kebijakannya,” tutur Agus.
Agus mengungkapkan, berbagai tantangan ekonomi dari eksternal dan internal ini akan memberikan pelajaran penting untuk memperbaiki perekonomian Indonesia ke depan. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting OJK dan SRO akan menaikkan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi… Read More
Poin Penting PWI Pusat akan menerima dua patung tokoh nasional—Tirto Adhi Soerjo dan Samin Surosentiko—karya… Read More
Poin Penting Pengisian pimpinan OJK dan BEI dipastikan independen, tidak berasal dari pihak terafiliasi Danantara,… Read More
Oleh Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group KREDIT macet dalam perbankan bukan sekadar angka… Read More
Oleh Tim Infobank DI sebuah ruang pemeriksaan di Mapolda Jawa Barat, udara tak hanya berdebu… Read More
Poin Penting IHSG anjlok 6,94 persen sepanjang pekan 26–30 Januari 2026 ke level 8.329,60, seiring… Read More