News Update

BI Proyeksikan Kredit Masih Melambat Pada Kuartal Pertama

Jakarta — Bank Indonesia (BI) memandang pertumbuhan kredit pada triwulan pertama tahun ini masih lambat dan sedikit menurun. Hal tersebut sesuai dengan pola iklim usaha yang diprediksi akan mulai melaksanakan ekspansi bisnisnya pada triwulan empat setiap tahunnya.

Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo di di Masjid Baitul Ihsan Bank Indonesia Jakarta, Jumat 18 Januari 2019. Walau begitu, pihaknya masih tetap optimis kredit dapat menyentuh hingga 13% hingga akhir tahun ini.

“BI masih melihat memang pola musimannya triwulan empat memang tinggi 12 persen hingga 13 persen, namun triwulan satu itu agak menurun sedikit,” kata Perry di Jakarta, Jumat 18 Januari 2019.

Selain itu, pihaknya juga terus menjaga fundamental ekonomi dan juga likuiditas perbankan. Perry menyebut, BI akan terus berkordinasi dengan Pemerintah daj juga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam menjaga likuiditas tersebut.

“Likuiditas akan terus kita jaga, baik BI dan OJK menempuh kebijakan koordinasi untuk dorong kredit baik supply atau demand. Optimisme tumbuh dari dunia usaha ataupun perbankan akan meningkatkan supply atau penawaran kredit,” kata Perry.

Sebagai informasi, dalam Indikator Likuiditas yang dikeluarkan oleh LPS, tercatat kredit bank umum tumbuh 13,35% yoy pada Oktober 2018, angka tersebut merupakan yang tertinggi selama lebih dari empat tahun.

Selain itu, di bulan yang sama, pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) mencapai 7,6%, lebih tinggi dari pertumbuhan di bulan September 2018 yang sebesar 6,6%. Dengan demikian, posisi LDR industri mengalami penurunan dari 93,39% di bulan September menjadi 93,06 pada Oktober lalu. (*)

Suheriadi

Recent Posts

BSI Bidik 1 Juta Nasabah dari Produk Tabungan Umrah

Poin Penting BSI menargetkan 500 ribu hingga lebih dari 1 juta nasabah awal untuk BSI… Read More

35 mins ago

OJK Serahkan 3 Tersangka Dugaan Tindak Pidana di BPR Panca Dana ke Kejaksaan

Poin Penting OJK tuntaskan penyidikan dugaan tindak pidana perbankan di BPR Panca Dana dan melimpahkan… Read More

3 hours ago

BSI Tabungan Umrah Jadi Solusi Alternatif Menunggu Haji

Poin Penting PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan BSI Tabungan Umrah untuk memperkuat ekosistem… Read More

4 hours ago

Bos OJK: Banyak Pejabat Internal Ikut Seleksi Dewan Komisioner

Poin Penting Pjs Ketua DK OJK Friderica Widyasari Dewi menyebut banyak pejabat internal ikut seleksi… Read More

5 hours ago

ShopeePay Unggul di Peta Persaingan Dompet Digital 2026 Versi Ipsos

Poin Penting ShopeePay menjadi Top of Mind 41 persen versi Ipsos, paling banyak digunakan (91… Read More

5 hours ago

Purbaya Perpanjang Penempatan Dana di Bank Rp200 Triliun hingga September 2026

Poin Penting Purbaya Yudhi Sadewa memperpanjang penempatan dana pemerintah Rp200 triliun di bank BUMN hingga… Read More

6 hours ago