Ilustrasi: BI kembali pangkas suku bunga jadi 4,75 persen di September 2025. (Foto: istimewa)
Jakarta – Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan berada di kisaran 4,7 hingga 5,5 persen di akhir 2024.
“Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi di tahun 2024 berada di kisaran 4,7 sampai dengan 5,5 persen,” kata Perry Warjiyo, Gubernur BI dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI Bulan September, pada Rabu, 18 September 2024.
Dengan demikian, kata Perry, titik tengah dari pertumbuhan ekonomi ini berada di angka 5,1 persen. Proyeksi pertumbuhan ekonomi ini juga masih berada di angka yang sama dari hasil RDG pada Maret 2024 silam.
Baca juga: Tok! BI Pangkas Suku Bunga Acuan jadi 6 Persen
Lebih lanjut, Perry menjelaskan kalau perlu ada upaya untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi Tanah Air, agar bisa lebih tinggi. Dari sisi permintaan, BI akan meningkatkan bauran kebijakan, mulai dari kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran. Pihaknya juga akan bersinergi dengan pemerintah untuk mewujudkan ini.
“Dari sisi penawaran, kebijakan reformasi struktural perlu terus diperkuat untuk terus meningkatkan produktivitas dan memperkuat struktur pertumbuhan ekonomi. Termasuk sektor ekonomi yang dapat menyerap tenaga kerja dan memiliki nilai tambah yang tinggi,” tegas Perry.
Baca juga: INDEF: Kenaikan PPN 12 Persen Bisa Bikin Ekonomi RI Terkontraksi
Adapun hasil survei BI yang menunjukkan perekonomian Indonesia yang positif. Beberapa indikatornya meliputi keyakinan konsumen yang tinggi, penjualan barang eceran yang positif, dan peningkatan impor barang modal.
Sejauh ini, survei dari berbagai lembaga keuangan internasional, seperti Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF) juga memprediksi bahwa ekonomi Indonesia akan tumbuh di kisaran 5 persen hingga beberapa tahun ke depan. (*) Mohammad Adrianto Sukarso
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More