Jakarta–Bank Indonesia (BI) menilai potensi ekonomi kreatif dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mencapai Rp850 triliun dalam setahun. Dari total tersebut, ada kurang lebih 15 juta tenaga kerja yang terlibat dalam UMKM di Indonesia.
“Itu dari fashion, dari kuliner dan itu bisa melibatkan kurang lebih 15 juta tenaga kerja. Saya melihat itu potensi yang besar untuk ditumbuh kembangkan,” ujar Gubernur BI, Agus Dw Martowardojo di Jakarta, Jumat, 18 Agustus 2017.
Sementara salah satu upaya BI untuk mendukung UMKM adalah dengan menggelar pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2017 yang diikuti para pelaku UMKM binaan BI yang diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan kecintaan masyarakat kepada produk UMKM dalam negeri.
Baca juga: BI, UMKM Ciptakan Sumber Ekonomi Baru Indonesia
“Saya garisbawahi, acara dimulai dengan peragaan busana dengan satu desainer yang kualitas dunia. Dan desainer itu memperlihatkan karya dengan kain daerah betul-betul buat kain daerah bisa tampil bukan hanya tingkat nasional tapi nanti di tingkat internasional,” ucapnya.
Dalam acara KKI ini akan dilengkapi berbagai kegiatan yang bertujuan untuk mendorong dan meningkatkan sektor UMKM. Masyarakat dapat mengunjungi pameran KKI mulai 18 Agustus 2017 sampai dengan 20 Agustus 2017.
“Kita dalam tiga hari ini akan menyelenggarakan secara paralel ada talkshow, bisnis matching, ada workshop dan ada juga desainer baru, yang berbakat, muda, menampilkan desain dengan olah dari kain atau tenun dari daerah Indonesia,” tutup Agus. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting: Pemerintah mengalihkan impor LPG dari Timur Tengah ke AS dan Australia untuk menjaga… Read More
Poin Penting OCTO Biz telah menjangkau lebih dari 21.000 nasabah perusahaan, dengan pertumbuhan rata-rata sekitar… Read More
Poin Penting: BI memproyeksikan permintaan rumah di Balikpapan meningkat pada 2026 seiring kelanjutan pembangunan IKN.… Read More
Poin Penting Momentum HUT ke-55 dimanfaatkan Askrindo untuk memperkuat peran dalam inklusi keuangan, dengan fokus… Read More
Poin Penting Nilai transaksi kripto Februari 2026 tercatat Rp24,33 triliun, turun dari Januari Rp29,28 triliun,… Read More
Poin Penting Perkuat transformasi digital, Askrindo meluncurkan Fintracs dan Ask-Scoring untuk integrasi proses bisnis serta… Read More