Jakarta – Bank Indonesia (BI) memperkirakan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) pada triwulan IV 2024 meningkat dibandingkan dengan triwulan sebelumnya.
Berdasarkan hasil survei perbankan BI melaporkan bahwa prakiraan peningkatan DPK tersebut terindikasi dari SBT pertumbuhan DPK sebesar 89,3 persen, lebih tinggi dibandingkan 84,5 persen pada trivulan sebelumnya.
“Peningkatan pertumbuhan DPK diprakirakan terjadi pada seluruh jenis instrumen, yaitu tabungan Saldo Bersih Tertinbang (SBT) 93,2 persen, deposito SBT 88,8 persen dan giro SBT 85,5 persen,” ujar Kepala Departemen Komunikasi Ramdan Denny Prakoso dalam keterangan resmi, Senin, 21 Oktober 2024.
Baca juga: BI: Penyaluran Kredit Baru Terindikasi Melambat di Triwulan III 2024
Denny mengatakan BI optimis pertumbuhan DPK hingga akhir tahun 2024 akan diprakirakan tetap tinggi. Hal ini tecermin dari SBT prakiraan penghimpunan DPK tahun 2024 yang tercatat positif sebesar 89,3 persen.
“Meski tidak setinggi SBT 93,7 persen pada tahun sebelumnya,” jelasnya.
Sebagai informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DPK tercatat tumbuh sebesar 7,01 persen yoy, menjadi Rp8.650 triliun, dibandingkan Juli 2024 di level 7,72 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More
Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More
By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More
Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More