Sebagai informasi, perekonomian nasional tetap menunjukkan kinerja yang positif didorong oleh permintaan domestik yang masih terjaga. Pertumbuhan ekonomi di triwulan III-2016 mencapai 5,02% (yoy), terutama didukung oleh konsumsi rumah tangga yang tumbuh cukup kuat.
Dengan berlanjutnya perbaikan perekonomian di 2017, maka kondisi tersebut juga bakal menopang kondisi sistem keuangan nasional, khususnya perbankan. Dia menambahkan, kredit perbankan di 2017 diperkirakan akan membaik yakni berada pada rentang 10-12%.
“NPL (kredit bermasalah) juga sudah menurun, tapi di tahun depan akan lebih turun lagi. Selain itu, kebijakan tax amnesty juga sudah ada kejelasan. Dengan begitu korporasi akan mulai ekspansi di 2017 nanti,” ucap Mirza. (*)
(Baca juga: BI Dorong Peran Perempuan Tingkatkan Perekonomian)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Maraknya penagihan intimidatif berdampak pada kebijakan perusahaan pembiayaan, yang kini memperketat prinsip kehati-hatian… Read More
Poin Penting Bank Mandiri menargetkan pertumbuhan kredit 2026 di atas rata-rata industri, sejalan dengan proyeksi… Read More
Info Penting Jual beli kendaraan STNK only dinyatakan ilegal, karena BPKB adalah satu-satunya bukti kepemilikan… Read More
Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wamenkeu untuk sisa masa jabatan 2024–2029 melalui Keppres… Read More
Poin Penting DPLK Avrist menargetkan pertumbuhan nasabah 15% hingga akhir 2026 dari total lebih 29… Read More
Poin Penting Bank Mandiri mencermati risiko global (geopolitik, kebijakan perdagangan, volatilitas komoditas) serta dampak penurunan… Read More