BI DIY Bidik Pertumbuhan Ekonomi Daerah 5,6%
Jakarta – Selama masa pandemi, Bank Indonesia (BI) terus berupaya untuk mengkomunikasikan kebijakan-kebijakannya melalui berbagai jalur. Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi, Erwin Haryono mengungkapkan salah satu jalur yang dipilih BI adalah melalui kanal sosial media.
“Saat ini, kami masih bereksperimen dalam area sosial media. Sejauh ini, tanggapannya cukup baik dan kami juga bisa menjangkau lebih banyak masyarakat dengan sosial media jika dibandingkan dengan cara konvensional seperti press release,” ujar Erwin pada paparan virtualnya, 26 November 2021.
Dalam presentasinya, Erwin menjelaskan sejak Januari hingga Oktober 2021, BI fokus pada 4 sosial media seperti, Facebook, Instagram, Twitter, dan Youtube. Menurutnya, tingkat interaksi kanal sosial media BI hingga Agustus 2021 berada 10% di atas target yang sudah ditentukan. Hal ini tentunya menjadi kabar baik dalam penyampaian pesan ke media massa.
Selain sosial media, bank sentral juga berupaya menjangkau masyarakat melalui cara lain. Misalnya melalui layanan Contact Center BICARA, focus group discussion, dan menjangkau akademisi serta media massa. Cara-cara ini diharapkan akan mampu menyampaikan kebijakan BI dengan lebih efektif lagi.
“Saat ini, kita menghadapi kejadian tidak terduga dan menanggapinya dengan kebijakan baru. Kami berusaha keras untuk mencari cara yang berbeda dalam menyampaikan pesan dan saya harap cara-cara ini berhasil,” jelasnya. (*)
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More