Jakarta — Bank Indonesia (BI) berkomitmen untuk terus mendorong kolaborasi antara industri perbankan dan financial technology (Fintech) salah satunya melalui regulasi yang telah dikeluarkan oleh BI.
Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Susiati Dewi pada seminar Infobank dengan tema “Kolaborasi Industri Perbankan dan Fintech dalam Sistem Pembayaran” di Ayana MidPlaza Hotel.
“Bagaimana fintech dan perbankan bisa berkolaborasi itu yang kita wacanakan tahapan kedepan,” kata Susiati di Jakarta, Kamis 21 Febuari 2019.
Susiati menambahkan, kedepan regulator akan membuat generalisasi terhadap data yang tersambung antara fintech dan perbankan. Nantinya generalisasi tersebut akan membuat data terkonfigurasi.
“Pengembangan kedepan bagaimana kita melakukan proses generalisasi. Kedepan kita bicara juga ke BPS dan lain harus ada single hub konfigurasi pemikiran harus kita godok,” tukas Susiati.
Menurutnya, kolaborasi antar kedua lembaga tersebut sangatlah penting guna lebih melayani masyarakat. Tak hanya itu, kolaborasi juga diharapkan semakin memajukan sistem pembayaran di Indonesia. (*)
Poin Penting Pesawat ATR 42-500 ditemukan di puncak Bukit Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, dalam… Read More
Poin Penting Sistem rujukan JKN bukan hambatan, melainkan mekanisme untuk memastikan peserta mendapat layanan medis… Read More
Poin Penting AAJI resmi membuka pencalonan Ketua Dewan Pengurus periode 2026-2028, yang akan diputuskan melalui… Read More
Poin Penting AAJI menunjuk dua Plt Ketua, yakni Albertus Wiroyo dan Handojo G. Kusuma, usai… Read More
Poin Penting Dana riset nasional naik menjadi Rp12 triliun, setelah Presiden Prabowo menambah anggaran sebesar… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,47 persen ke level 9.075,40 dan seluruh indeks domestik berakhir… Read More