Headline

BI: Juni 2016 Suku Bunga Kredit Turun Jadi 12,38%

Jakarta–Transmisi kebijakan moneter yang dilakukan Bank Indonesia (BI) melalui penurunan BI Rate sejak awal 2016 telah menunjukkan perkembangan yang semakin baik, terutama pada suku bunga kredit dan suku bunga simpanan perbankan.

Sebagaimana diketahui, Bank Sentral telah melakukan transmisi kebijakan moneternya melaui penurunan suku bunga acuan atau BI Rate di sepanjang Januari 2016 sampai dengan Juni 2016 hingga mencapai 100 basis points (bps) atau 1% menjadi 6,5%.

Seperti dikutip dari laman Bank Indonesia di Jakarta, Selasa, 2 Agustus 2016 menyebutkan, bahwa penurunan suku bunga kredit perbankan masih berlanjut pada Juni 2016. Hal tersebut sejalan dengan pelonggaran kebijakan moneter yang sudah dilakukan Bank Sentral.

Berdasarkan datanya, suku bunga kredit perbankan pada akhir Juni 2016 tercatat menjadi 12,38% atau turun 0,12% jika dibandingkan dengan posisi akhir Mei 2016 yang sebesar 12,50%. Hal ini menunjukkan bahwa transmisi kebijakan moneter BI sudah berjalan dengan baik.

Sementara itu, untuk suku bunga simpanan berjangka tenor 3, 6, dan 12 bulan pada akhir Juni 2016 tercatat masing-masing menjadi 7%, 7,75% dan 7,81% atau mengalami penurunan jika dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 7,21, 7,96%, dan 7,90%.

Sedangkan untuk suku bunga simpanan berjangka tenor 1 bulan pada akhir Juni 2016 sedikit mengalami peningkatan tipis sebesar 0,01% dari 6,79% pada Mei 2016 menjadi 6,80% pada Juni 2016. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Askrindo dan Pemkab Bone Bersinergi Perkuat Pelindungan Risiko dari Aset hingga Usaha Mikro

Poin Penting Askrindo menjalin kerja sama dengan Pemkab Bone untuk penjaminan suretyship dan asuransi umum… Read More

41 mins ago

Hadirkan Fasilitas Kesehatan Premium, BRI Life dan RS Awal Bros Jalin Kolaborasi Strategis

Poin Penting BRI Life dan RS Awal Bros Group meresmikan fasilitas rawat inap premium The… Read More

1 hour ago

Jamkrindo Bukukan Laba Bersih Rp1,05 Triliun pada 2025

Poin Penting Jamkrindo membukukan laba sebelum pajak Rp1,28 triliun dan laba bersih Rp1,05 triliun di… Read More

2 hours ago

FTSE Russell Pertahankan Status Pasar Modal RI, Begini Respons OJK

Poin Penting Status Indonesia tetap di kategori Secondary Emerging Market versi FTSE Russell dan tidak… Read More

2 hours ago

Kaspersky Catat Pertumbuhan Positif 2025, Target Double Digit di 2026

Poin Penting Ancaman siber di Indonesia meningkat tajam pada 2025, dengan jutaan serangan berhasil diblokir… Read More

2 hours ago

Rupiah Dibuka Melemah, Pelaku Pasar Ragu Gencatan Senjata AS-Iran Bertahan

Poin Penting Rupiah dibuka melemah ke Rp17.035 per dolar AS, tertekan penguatan dolar AS. Sentimen… Read More

2 hours ago