Untuk tahap awal, bank sentral bakal menguji coba di tujuh wilayah antara lain Nusa Tenggara Timur, Papua, Maluku Utara, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Kepulauan Riau, dan daerah ujung Jawa Timur. “Ini karena sulit dijangkau,” jelas Suhaedi.
BI sendiri secara konsisten menyetak uang baru lewat Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) setiap tahunnya. Di luar penerbitan pecahan uang dengan desain baru, penyetakan uang juga dilakukan untuk mengganti uang beredar yang sudah lusuh.
Suhaedi menjelaskan, bahwa untuk menambah usia pakai uang pihaknya terus mengkaji penggunaan bahan yang tepat, sekaligus mengedukasi masyarakat untuk mengubah perilaku yang bisa merusak fisik uang. “Kita mau uang beredar bagus. Kan kita mau uang Rupiah ini sebagai martabat bangsa,” tandasnya. (*)
Page: 1 2
Poin Penting Presiden Prabowo bertemu tokoh dan ormas Islam di Istana untuk berdiskusi dan menampung… Read More
Poin Penting Pemerintah menanggapi peringatan MSCI dengan berkomitmen meningkatkan transparansi pasar modal, termasuk terkait porsi… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 2,52 persen ke level 8.122,59 pada perdagangan 3 Februari 2026.… Read More
Jakarta - Jalan terjal yang dilalui bank-bank KBMI 2 belakangan ini kelihatannya terasa makin berat.… Read More
Poin Penting Platform emas digital JWR runtuh dan membekukan dana investor hingga puluhan triliun rupiah… Read More
Poin Penting Survei Jobstreet by Seek menunjukkan 82 persen pekerja Indonesia merasa bahagia atau sangat… Read More