News Update

BI Integrasikan Platform Valas Bloomberg Ke SISMONTAVAR

Jakarta–Dalam upaya meningkatkan transparansi pasar dan konektivitas di kalangan komunitas valuta asing yang lebih besar, Bank Indonesia (BI) akan mengintegrasikan platform perdagangan valuta asing bebas komisi milik Bloomberg, yaitu Bloomberg FXGO ke dalam sistem monitoring perdagangan real-time (SISMONTAVAR).

Hubungan langsung ini akan memungkinkan bank dan perusahaan sekuritas di Indonesia untuk melakukan transaksi valuta asing dengan sangat mudah melalui layanan Profesional Bloomberg mulai dari pra-perdagangan dan pelaksanaan perdagangan, hingga pelaporan pasca-perdagangan ke bank sentral.

SISMONTAVAR adalah sistem monitoring real-time yang memungkinkan BI untuk melacak data transaksional dari berbagai mata uang asing terhadap Rupiah. Melalui integrasi Bloomberg FXGO ke SISMONTAVAR, BI akan menerima transaksi Rupiah yang dilakukan di FXGO, yang pada akhirnya akan memberikan kontribusi dalam peningkatan transparansi pasar dan keakuratan nilai rupiah terhadap mata uang asing.

Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menarik data yang tersedia di SISMONTAVAR, mewakili rata-rata terbobot dari setiap transaksi spot dolar AS terhadap rupiah yang diperdagangkan pada pasar antar bank. Kurs referensi ini mencerminkan permintaan dan penawaran pasar yang membantu bank sentral dalam membuat kebijakan.

JISDOR ini digunakan secara luas oleh pelaku pasar valuta asing untuk menentukan nilai perdagangan, aset atau portofolio mereka dan bisnis dalam mengelola neraca mereka.

“Ini merupakan tolak ukur penting dimana pasar valuta asing global saat ini mencari cara baru untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi yang lebih baik,” ujar Global Head of FX and Commodities Electronic Trading, Tod Van Nama dalam keterangannya, di Jakarta, Senin, 1 Agustus 2017.

Dia menilai, koneksi langsung antara Bloomberg FXGO dan SISMONTAVAR memungkinkan klien dalam mencapai alur kerja yang sangat cepat dan efisien dimana saat pendanaan dan penetapan kebutuhan valuta asing para klien, di mana klien dapat melengkapi persyaratan Bank Indonesia.

Bloomberg FXGO memiliki komunitas devisa yang kuat, mencatat tingkat pertumbuhan tahunan sebanyak dua digit pada jumlah para pengguna, volume dan nilai transaksi. Kemudahan dalam melakukan transaksi spot, non-deliverable forward (NDF), opsi (option), outright dan swap selama proses transaksi pra-perdagangan, pelaksanaan perdagangan hingga proses-proses pasca-perdagangan dalam platform tunggal menghadirkan manfaat yang unik dalam daya jual dan daya beli pengguna di FXGO.

Menurut 10th Triennial Central Bank Survey yang telah dilakukan oleh Bank for International Settlements, perdagangan di pasar valuta asing melonjak 61% sejak enam tahun lalu menjadi rata-rata US$5,3 triliun per hari pada bulan April 2013. Perdagangan spot valuta asing adalah yang paling aktif diperdagangkan diantara instrumen lain yaitu US$2 triliun per hari. Di Indonesia, omset pasar valuta asing mencapai US$5 miliar pada 2013. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

14 hours ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

14 hours ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

14 hours ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

15 hours ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

18 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

21 hours ago