Ilustrasi: Gedung Bank Indonesia (BI). (Foto: Erman Subekti)
Poin Penting
Jakarta - Bank Indonesia (BI) melaporkan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi meningkat pada November 2025. Hal ini tecermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang naik ke level optimis sebesar 124,0, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang berada di angka 121,2.
Berdasarkan Survei Konsumen BI, peningkatan tersebut didorong oleh menguatnya keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini dan ekspektasi ekonomi ke depan, yang keduanya berada di level optimis dan lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya.
Baca juga: Optimisme Konsumen Menguat, BI Catat IKK Oktober 2025 Tembus 121,2
Adapun Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) tercatat sebesar 111,5 naik dari 109,1 pada bulan sebelumnya. Peningkatan ini bersumber dari kenaikan seluruh komponen pembentuknya, yaitu:
Secara umum, keyakinan konsumen terhadap penghasilan saat ini meningkat pada seluruh kelompok pengeluaran, kecuali responden dengan pengeluaran Rp3,1 juta–Rp4 juta yang turun menjadi 109,5.
Selanjutnya, secara umum persepsi konsumen terhadap ketersediaan lapangan kerja juga meningkat. Berdasarkan tingkat pendidikan, kelompok SMA (100,0) dan akademi/diploma (110,1) mencatatkan kenaikan.
Baca juga: Airlangga: Stimulus Ekonomi 2025 jadi Motor Pertumbuhan dan Lapangan Kerja
Sementara itu, IKLK juga meningkat pada sebagian besar kelompok usia, meskipun responden berusia di atas 51 tahun masih berada pada zona pesimis.
Ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi enam bulan mendatang turut menguat. Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) naik menjadi 136,6 dibandingkan 133,4 pada bulan sebelumnya.
Seluruh komponen IEK mengalami peningkatan, yaitu:
Persepsi ekspektasi penghasilan enam bulan ke depan meningkat pada seluruh kelompok pengeluaran, dengan indeks tertinggi pada kelompok >Rp5 juta (143,9).
Baca juga: Karyawan Bergaji di Bawah Rp10 Juta Bebas Pajak Penghasilan, Apa Saja Kriterianya?
Selanjutnya, ekspektasi ketersediaan lapangan kerja juga meningkat pada seluruh tingkat pendidikan dengan indeks tertinggi pada responden pascasarjana (143,4).
Berdasarkan usia, hampir seluruh kelompok mencatat peningkatan kecuali kelompok usia 31-40 tahun.
Page: 1 2
Poin Penting Permintaan emas tetap kuat meski harga bergejolak, didorong ketidakpastian geopolitik, risiko fiskal, dan… Read More
Poin Penting BPI Danantara menyatakan siap berinvestasi di pasar saham Indonesia dan telah aktif membeli… Read More
Poin Penting BRI menyalurkan KPR subsidi Rp16,16 triliun sepanjang 2025 kepada lebih dari 118 ribu… Read More
Poin Penting Kemensos salurkan dua jenis bansos di kuartal I 2026, yakni bansos reguler (sembako… Read More
Poin Penting Bale by BTN mencatat pertumbuhan pesat, dengan 3,7 juta pengguna dan volume transaksi… Read More
Poin Penting Pemerintah terapkan WFA 5 hari menjelang dan usai Idulfitri 2026, yakni pada 25–27… Read More