BI: Jangan Melihat Dollar Rp15.000 Seperti Kiamat
Bali – Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo menilai terpilihnya Indonesia menjadi Tuan Rumah Annual Meetings International Monetary Fund – World Bank Group 2018 (AM 2018) merupakan momentum bagi Indonesia untuk menunjukkan kekuatan ekonominya.
”Pelaksanaan AM 2018 adalah momentum bagi Indonesia untuk menunjukkan kepada dunia keberhasilan Indonesia sebagai ekonomi yang bereformasi, berdaya-tahan dan progresif. Indonesia berhasil menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, lebih seimbang dan memperhatikan kesejahteraan masyarakat,” ujar Agus di Nusa Dua, Bali, Jumat, 25 Agustus 2017.
Sebagai tuan rumah AM 2018, menurut Agus, Indonesia akan memperoleh banyak manfaat, mulai dari kesempatan ekonomi dalam persiapannya, promosi produk unggulan dan tujuan investasi, hingga peningkatan devisa negara melalui kunjungan peserta.
“Indonesia juga menggunakan kesempatan ini untuk menunjukkan keberhasilan ASEAN yang berkembang menjadi kerjasama regional dengan ekonomi yang stabil, tertata baik, serta siap menjadi motor pertumbuhan dunia,” ucapnya.
IMF-WBG Annual Meetings (AM) merupakan pertemuan keuangan tahunan terbesar di dunia yang diselenggarakan setiap bulan Oktober oleh Dewan Gubernur International Monetary Fund (IMF) dan World Bank Group (WBG).
Pertemuan ini akan mendiskusikan perkembangan ekonomi dan keuangan global serta isu-isu terkini seperti outlook ekonomi global, stabilitas keuangan global, kemiskinan, pembangunan, lapangan kerja, dan perubahan iklim.
Indonesia terpilih menjadi tuan rumah AM tahun 2018 yang bertempat di Nusa Dua, Bali, pada 12-14 Oktober 2018 mendatang. AM 2018 rencananya akan dibuka oleh Presiden Indonesia, Joko Widodo. Dengan kehadiran sekitar 15.000 partisipan dari 189 negara, AM 2018 diharapkan akan membawa manfaat yang besar bagi Indonesia, baik dari sisi persepsi internasional maupun ekonomi. (*)
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa minggu… Read More
Poin Penting IHSG turun 3,05% pada penutupan perdagangan 13 Maret 2026 ke level 7.137,21, diikuti… Read More
Poin Penting Banyak orang Indonesia gagal menabung karena pola keuangan yang keliru: penghasilan naik, pengeluaran… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% pada periode 9-13 Maret 2026 ke level 7.137,21, sementara kapitalisasi… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% selama pekan 9–13 Maret 2026 dan ditutup di level 7.137,21.… Read More
Poin Penting LPS mulai membayar klaim simpanan nasabah BPR Koperindo sebesar Rp14,19 miliar pada tahap… Read More