Jakarta – Bank Indonesia (BI) kembali mengimbau pelaku perbankan untuk terus menurunkan suku bunga kreditnya ditengah kebijakan moneter yang sudah dilonggarkan hingga akhir 2019.
Hal tersebut disampaikan Gubernur BI Perry Warjiyo dihadapan Presiden Jokowi saat memberikan sambutan di Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2019 dengan tema “Sinergi Transformasi Inovasi Menuju Indonesia Maju”. Menurutnya, perbankan harus menurunkan bunga kreditnya sejalan dengan bunga acuan yang sudah diturunkan sebesar 100 bps.
“Dengan stance kebijakan BI akomodatif kami harapkan perbankan mempercepat penurunan suku bunga dalam penyalururan kredit,” kata Perry di Hotel Raffles Jakarta, Kamis 28 November 2019.
Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia Jokowi dalam acara Indonesia Banking Expo (IBEX) 2019 di Jakarta, Rabu, 6 November 2019 lalu, sempat meminta kepada industri perbankan untuk segera menurunkan suku bunga kreditnya. Perbankan diminta turunkan bunga kreditnya karena Bank Sentral sudah menurunkan bunga acuannya menjadi 5%.
Bank sentral juga terus memastikan kecukupan likuiditas perbankan serta stabilitas nilai tukar yang sesuai dengan mekanisme pasar. Ke depan, pihaknya mengaku masih akan terus melaksanakan kebijakan moneter yang akomodatif hingga 2020.
“Ke depan kami akan mencermati perkembangan ekonomi domestik dan memanfaatkan masih terbukanya ruang kebijakan moneter yang akomodatif untuk menjaga stabiliats inflasi dan stabiliats eksternal dan juga momentum Pertumbuhan Ekonomi,” kata Perry.
Sebagai informasi, menurut data BI, hingga September 2019 suku bunga kredit sudah mulai menurun terutama pada kredit investasi dan kredit modal kerja yang masing-masing tercatat sebesar 10,04% dan 10,26%. Angka suku bunga kredit tersebut terlihat semakin turun.
Pada periode Oktober 2019, BI masih mencatatkan kredit investasi dan kredit modal kerja yang masing-masing tercatat sebesar 10,11% dan 10,33%. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting BTN memperluas layanan consumer banking dan beyond mortgage, termasuk kartu kredit, BNPL, dan… Read More
Poin Penting KISI menyiapkan 7–8 perusahaan untuk IPO tahun 2026, meliputi sektor perbankan, pariwisata, pertambangan,… Read More
Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More
Poin Penting Suku Bunga BI Tetap: BI menahan suku bunga acuan (BI Rate) pada level… Read More
Poin Penting Ancaman siber terus meningkat dan menyasar seluruh jenis bank, termasuk bank digital. Amar… Read More
Poin Penting PT Kawasan Industri Terpadu Batang menjalin kerja sama dengan PT Jateng Petro Energi… Read More