Agus menambahkan, dalam perkembangan teknologi saat ini, para industri perbankan maupun industri keuangan lain diimbau untuk dapat memperbarui aplikasi-aplikasi banking-nya agar tidak terjadi hal-hal yang merugikan masyarakat.
“Saya meyakinkan agar industri keuangan semua yang menggunakan aplikasi aplikasi teknologi agar senantiasa menggunakan versi yang terakhir. Dengan hal tersebut tentu akan dibekali sistem yang up to date dan canggih,” ucap Agus.
Dirinya juga menilai , saat ini industri perbankan telah siap mengantisipasi virus tersebut dengan berbagai teknologi yang mereka punya. “Kami merasa pada saat ini industri keuangan dalam keadaan baik dan sudah bisa mengantisipasi serangan tersebut. kita tidak boleh lengah dan harus menyiapkan diri dengan inovasi-inovasi lain,” tutup Agus. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Seorang siswa SD di NTT bunuh diri karena orang tuanya tak mampu membeli… Read More
Poin Penting Bank Mandiri membukukan laba bersih Rp56,3 triliun pada 2025, ditopang pertumbuhan kredit 13,4… Read More
Poin Penting Keberadaan debt collector berperan sebagai credit collection support yang menjaga likuiditas, menekan risiko… Read More
Poin Penting Aset kelolaan DPLK Avrist tumbuh 9,24% menjadi Rp1,32 triliun hingga Desember 2025, dengan… Read More
Poin Penting Prabowo dinilai realistis menyikapi keikutsertaan Indonesia di Board of Peace, yang saat ini… Read More
Poin Penting Debt collector berperan vital menjaga stabilitas pembiayaan dengan mencegah kredit macet, menjaga nilai… Read More