Jakarta – Dalam rangka mendiseminasikan kebijakan kebijakan dan peran Bank Indonesia (BI) dalam pengembangan UMKM, Bank Sentral menyelenggarakan kegiatan pameran kerajinan UMKM binaan BI dengan tema “Karya Kreatif Indonesia”.
Kepala Departemen Pengembangan UMKM BI, Yunita Resmi Sari mengatakan, pameran kerajinan UMKM ini akan dilaksanakan dua hari ke depan Sabtu dan Minggu yakni pada tanggal 26 sampai 27 Agustus 2016 di Balai Kartini, Jakarta.
Pameran ini akan menjual produk UMKM binaan dari 39 Kantor Perwakilan BI di seluruh Indonesia. Produk UMKMnya sendiri terdiri dari beragam jenis kain tenun, batik, tas, perhiasan, sampai dengan makanan ringan. Pelaku UMKM akan menjual produknya sesuai dengan kekhasan citra budaya daerahnya.
“Ini memberikan keyakinan bahwa UMKM Indonesia juga memiliki kemampuan untuk menghasilkan produk berkualitas,” ujarnya di Gedung BI, Jakarta, Kamis, 25 Agustus 2016.
Dalam pagelaran pameran UMKM ini, rencananya istri Wakil Presiden Jusuf Kalla yakni Mufidah Jusuf Kalla selaku Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) akan membukan acara tersebut yang juga akan didampingi oleh Gubernur BI Agus DW Martowardojo.
Kegiatan pengembangan UMKM BI telah mendorong peningkatan aktivitas ekonomi yang luas lantaran upaya tersebut ikut didukung oleh stakeholders daerah. Diharapkan seluruh lapisan masyarakat dapat berkontribusi dalam pameran UMKM ini.
“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk datang ke lokasi pameran. Ini gratis untuk masyarakat yang ingin membeli produk UMKM nusantara,” ucapnya. (*)
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group EKONOMI politik perbankan Indonesia sedang sakit.… Read More
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More