News Update

BI Gandeng Kemnaker Siapkan Standarisasi Kompetensi Sistem Pembayaran

Jakarta – Bank Indonesia (BI) menggandeng Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi dalam kerjasama mengenai standarisasi kompetensi di bidang sistem pembayaran dan pengelolaan uang rupiah.

Hadir dalam kesempatan tersebut Gubernur BI Perry Warjiyo, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Deputi Gubernur BI Sugeng. Perry menyampaikan, pada era digital saat ini Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul sangat diperlukan dalam pengembangan bisnis salahsatunya perbankan.

“Ini wujud nyata sinergi salah suatu kunci kita untuk maju membangun Indonesia, maju dengan SDM unggul. Tadi sudah dijelaskan bahwa dunia sedang hadapi meluasnya globalisasi dan begitu cepatnya digitalisasi,” kata Perry di Kompleks Perkantoran BI Jakarta, Senin 9 Maret 2020.

Perry menambahkan, selain industri perbankan, industri UMKM juga harus memiliki standart kompetensi dalam menghadapi digitalisasi salahsatunya digitalisasi sistem pembayaran.

“Terdapat 9,45 juta UMKKVpasar terbesar sumber pertumbuhan sumber ketenaga kerjaan dan digitalisasi, belum lagi tenaga kerja begitu banyak belum lagi UMKM, pariwisata segala macam ritel market is the big market,” tambah Perry.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menjelaskan, dalam konteks ketenagakerjaan, kemampuan dan kompetisi operasional bagi SDM sangat diperlukan. Salahsatunya yaitu memiliki kemampuan teknis dan adventurial dalam menerapkan prinsip-prinsip tata kelola dan bisnis perbankan.

“Kompetisi sumber daya manusia tersebut telah tertuang dalam SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia), sistem pembayaran dan pengelolaan uang rupiah sebagaimana telah ditetapkan oleh Menteri Ketenagakerjaan pada tahun 2017,” tutup Ida. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Ilusi Pertumbuhan Tinggi dan Tantangan Prabowonomics

Oleh Mudrajad Kuncoro, Guru Besar Prodi Pembangunan Ekonomi Kewilayahan Sekolah Vokasi UGM dan Penulis Buku… Read More

2 hours ago

IHSG Berpotensi Lanjut Melemah, Ini Katalis Pemicunya

Poin Penting IHSG berpotensi sideways cenderung melemah, dengan peluang menguji area support 8.725–8.800, seiring belum… Read More

2 hours ago

Demo Besar di Iran, Keselamatan WNI Diminta Jadi Prioritas Utama

Poin Penting DPR meminta pemerintah memprioritaskan keselamatan WNI di Iran, menyusul eskalasi demonstrasi besar akibat… Read More

10 hours ago

OJK Wanti-wanti Jual Beli STNK Only, Dinilai Ancam Industri Multifinance

Poin Penting OJK menilai praktik jual beli kendaraan STNK only mengancam industri multifinance, karena melemahkan… Read More

11 hours ago

Dirut BTN Nixon LP Napitupulu Dinobatkan sebagai Bankers of The Year 2025

Poin Penting Dirut BTN Nixon LP Napitupulu dinobatkan sebagai Bankers of The Year 2025 oleh… Read More

15 hours ago

Ramai Spin Off, Ini Kinerja Bank Umum Syariah Sepanjang 2025

Poin Penting Spin off UUS menjadi BUS merupakan kewajiban sesuai POJK No. 12/2023 bagi UUS… Read More

15 hours ago