BI: Capital Inflow Minggu Pertama Januari Capai Rp6,8 Triliun
Jakarta – Bank Indonesia (BI) menilai, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang mengalami fluktuasi dalam beberapa waktu terakhir masih berada dalam rentang kompetitif, hal ini tercermin dari perhitungan Real Effective Exchange Rate (REER) yang sesuai dengan fundamental ekonomi domestik.
Demikian pernyataan tersebut seperti disampaikan oleh Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Dody Budi Waluyo, di Jakarta, Jumat, 15 September 2017. “Rupiah dari sisi competitiveness selalu kami jaga. Kami menghitung competitiveness itu dari Real Effective Exchange Rate yang sesuai dengan tukar riil kita,” ujarnya.
Dia mengungkapkan, berdasarkan kalkulasi dari BI tersebut, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih terbilang kompetitif sejalan dengan upaya bank sentral yang selalu menjaga stabilitas rupiah agar sesuai dengan fundamentalnya. “Penguatan (beberapa waktu) kemarin rupiah tetap kompetitif dan tidak terganggu,” ucap Dody.
Lebih lanjut dirinya mengungkapkan, bahwa tren apresiasi rupiah telah menupang neraca perdagangan Indonesia untuk mencatatkan surplus. “Membantu perdagangan kita dari sisi ekspor dan tidak membatasi impor. Tetapi, penguatan rupiah itu juga tidak serta-merta begitu saja mendorong ekspor,” papar dia.
Namun demikian, jelas dia, sikap BI dalam menjaga fluktuasi rupiah tidak melulu memutuskan untuk mengintervensi pasar. “Pasar yang membentuk harga stabil, karena pasar juga mengetahui bahwa BI selalu menjaga kestabilan rupiah. Saat ini (rupiah) masih masuk dalam range nilai tukar yang kompetitif,” tutup Dody. (*)
Oleh Tim Infobank SEMARANG, sebuah ruang pengadilan menjadi panggung sebuah drama yang memilukan sekaligus mengusik… Read More
Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo memerintahkan reformasi pasar modal setelah IHSG sempat turun ke level 7.800-an… Read More
Poin Penting OJK menargetkan pertumbuhan kredit perbankan 10-12 persen pada 2026, dengan proyeksi pertumbuhan dana… Read More
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More