Perbankan

BI FAST Sempat ‘Ngadat’ Seharian, Kini On Kembali

Jakarta – Layanan transfer antar bank (BI FAST) pada Rabu (1/11) pagi hingga dini hari tadi mengalami gangguan. Hal ini termasuk durasi gangguan yang paling panjang terjadi.

Menurut konsumen, gangguan layanan BI Fast terjadi dari pukul 09.00 WIB (1/11) sampai 02.00 WIB (2/11). Saat hendak melakukan transfer antar bank, transaksi tidak dapat di proses oleh sistem.

Meski begitu, opsi BI Fast tetap ada di m-banking. Namun, setelah isi PIN untuk transfer baru muncul pesan “sedang dilakukan pemeliharaan sistem”.

Baca juga: BI Fast Dukung Pemulihan Ekonomi Lewat Transaksi Ritel

Beberapa pengguna layanan BI Fast pun sempat mengeluhkan gangguan yang terjadi di akun media sosial X (Twitter) miliknya.

“Hallo @bankmandiri, apakah BI Fast saat ini down? Transfer antar bank tidak bisa di klik,” cuit akun @dwynte di media sosial X, Rabu (1/11).

Diketahui, dirinya hendak melakukan transfer antar bank dari Bank Mandiri ke Bank Bukopin dan CitiBank.

Selain itu dari nasabah BCA juga mengeluhkan hal yang sama di media sosial X. “Bifast kenapa error terus,” ucap akun @nzrysha kepada akun HaloBCA.

Menurut sumber Infobank di salah satu bank BUMN menyebutkan, bahwa memang tengah terjadi pemeliharaan di sistem BI Fast sebagai upaya Bank Indonesia untuk melakukan pengembangan dan pelayanan yang maksimal kepada pengguna layanan BI Fast.

“Iya sedang ada pemeliharaan bergilir di tiap bank yang ada layanan BI-Fast. Kemungkinan ada sedikit gangguan tapi memang tidak dimatikan layanannya,” sebut sumber itu.

Namun pagi hari ini (2/11) sekitar pukul 08.00 WIB, layanan BI Fast sudah on dan kembali bisa melakukan transaksi antar bank.

Gangguan layanan BI Fast sendiri bukan kali ini terjadi. Dalam keterangan resminya, Bank Indonesia mengaku memang terjadi kendala pada aplikasi BI Fast pada Selasa, 6 Juni 2023. Kendala tersebut menggangu proses transaksi yang dilakukan oleh konsumen.

Baca juga: Transaksi BI-Fast Bank Mandiri Ngegas, per Agustus 2023 Tembus Rp1.500 Triliun

“Sehubungan dengan kendala transaksi menggunakan BI Fast, kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya. BI senantiasa berupaya menyediakan infrastruktur sistem pembayaran yang aman dan handal untuk kelancaran sistem pembayaran di Indonesia salah satunya melalui BI Fast,” jelas Bank Indonesia dalam keterangan akun Twitter resminya @bank_indonesia (6/6).

Di sisi lain, BI juga meminta bank-bank untuk tidak “menutup/menghilangkan” opsi BI Fast saat terjadi gangguan seperti sebelumnya.

Infobank sudah mengonfirmasi ke Bank Indonesia, namun sampai berita ini diturunkan, pihak Bank Indonesia belum memberikan konfirmasi dan penjelasan. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Prudential Indonesia Luncurkan PRUMapan, Sasar Kebutuhan Proteksi Generasi Sandwich

Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More

52 mins ago

Dana Abadi LPDP Tembus Rp180,8 Triliun, Intip Rincian Alokasi dan Penggunaannya

Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More

1 hour ago

MTF Telusuri Dugaan Tindak Pidana yang Mengatasnamakan Perusahaan

Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More

2 hours ago

ISEI Dorong Reformulasi Kebijakan UMKM Lewat Industry Matching di Bogor

Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Ramadan-Lebaran 2026

Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More

3 hours ago

LPDP Minta Maaf atas Polemik Alumni Berinisial DS

Poin Penting LPDP menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang ditimbulkan alumni berinisial DS dan menilai… Read More

4 hours ago