News Update

BI Dukung Penyelenggaraan Digital Branch Oleh Bank Umum

Jakarta – Bank Indonesia (BI) mendukung langkah Otoritas Jasa Keuangan yang telah menerbitkan Panduan Penyelenggaraan Digital Branch oleh Bank Umum, melalui surat No. S-98/PB.1/2016 yang ditujukan ke seluruh Direktur Utama Bank Umum.

Gubernur BI Agus DW Martowardojo mengatakan, penyelenggaraan digital branch atau kantor cabang digital ini akan memudahkan masyarakat untuk mendapatkan layanan keuangan perbankan. Terlebih, saat ini banyak masyarakat yang belum mendapatkan akses perbankan.

“Kami dukung layanan keuangan digital, sehingga bisa jadi cabang pelayanan digital itu di masa depan bagi Indonesia,” ujar Agus di Gedung BI, Jakarta, Jumat, 20 Januari 2017.

Selain itu, kata dia, dengan adanya digital branch bagi bank-bank umum, juga akan mendukung program-program pemerintah seperti penyaluran bantuan sosial (bansos). Di mana dalam penyaluran bansos tersebut akan dilakukan dengan skema non tunai.

“Bansos yang disalurkan itu nanti akan bisa melalui kantor-kantor digital, itu kantor agen elektronik atau Laku Pandai itu semua digital,” ucap Agus Marto.

Sebagai informasi, penerbitan panduan digital branch ini sejalan dengan perubahan perilaku dan kebutuhan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital, untuk melakukan aktivitas perbankan secara mandiri.

Panduan ini merupakan acuan bagi perbankan, nasabah, auditor, pengawas, dan semua pihak dalam memanfaatkan teknologi digital untuk layanan digital branch oleh bank umum.

Adapun isi pedoman tersebut antara lain mengenai persyaratan dan prosedur penyelenggaraan digital branch, jenis digital branch, dan penerapan manajemen risiko teknologi informasi dalam penyelenggaraan digital branch.

Lewat panduan ini, bank-bank yang sudah memenuhi syarat dapat mengajukan permohonan ke OJK untuk membuka jaringan kantor digital. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

5 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

5 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

6 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

10 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

18 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

19 hours ago