Perbankan

BI: DPK Meningkat, Pertumbuhan Kredit Juni 2025 Melambat

Jakarta – Bank Indonesia (BI) mencatat penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) pada Juni 2025 mencapai Rp8.991,0 triliun, atau tumbuh 6,6 persen secara tahunan (year-on-year/YoY). Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 3,8 persen YoY.

Dalam laporan statistik uang beredar yang diterbitkan BI disebutkan bahwa, berdasarkan golongan nasabah, pertumbuhan DPK terutama didorong oleh korporasi, yang mencatatkan kenaikan sebesar 12,2 persen yoy, meningkat dari 7,7 persen yoy pada bulan sebelumnya.

Secara lebih rinci lagi, pertumbuhan DPK pada Juni 2025 tersebut terdiri dari giro, tabungan, dan simpanan berjangka yang masing-masing tumbuh 8,8 persen YoY, 7,1 persen YoY, dan 4,2 persen YoY, setelah pada bulan sebelumnya tumbuh masing-masing sebesar 4,1 persen YoY, 5,5 persen YoY dan 2,1 persen YoY.

Baca juga: BI Rate Dipangkas, Kok Bunga Kredit Bank Belum Ikut Turun?

Meski DPK mencatatkan pertumbuhan signifikan, penyaluran kredit perbankan justru mengalami pelemahan.

Pada Juni 2025, total penyaluran kredit tercatat sebesar Rp7.956,4 triliun atau tumbuh 7,6 persen YoY, melambat dibandingkan pertumbuhan Mei 2025 sebesar 8,1 persen YoY.

Kredit kepada debitur korporasi dan perorangan masing-masing tumbuh sebesar 10,6 persen YoY dan 4,2 persen YoY.

Pertumbuhan Kredit Modal Kerja dan Investasi Melambat

Berdasarkan jenis penggunaan, Kredit Modal Kerja (KMK) pada Juni 2025 tumbuh sebesar 4,3 persen YoY, melambat dari 4,5 persen YoY pada Mei 2025.

Pertumbuhan KMK terutama didorong oleh sektor industri pengolahan serta sektor keuangan, real estate, dan jasa perusahaan.

Kredit Investasi (KI) tercatat tumbuh 12,2 persen YoY, lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 13,4 persen YoY. Pertumbuhan ini terutama berasal dari sektor pertanian, peternakan, kehutanan, dan perikanan, serta sektor industri pengolahan.

Baca juga: Laju Kredit Perbankan Makin Melambat, Cuma Tumbuh 7,77 Persen di Juni 2025

Sementara itu, Kredit Konsumsi (KK) pada Juni 2025 tumbuh sebesar 8,6 persen YoY, relatif stabil dibandingkan dengan pertumbuhan 8,7 persen YoY pada Mei 2025. Pertumbuhan ini didorong oleh perkembangan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), dan Kredit Multiguna.

Kredit Properti Masih Tumbuh

Selain itu, penyaluran kredit properti tumbuh sebesar 5,6 persen YoY, setelah pada bulan sebelumnya tumbuh sebesar 5,9 persen YoY. Terutama berasal dari pertumbuhan kredit KPR dan KPA sebesar 7,7 persen YoY, kredit real estate 7,0 persen YoY, dan kredit konstruksi 0,6 persen YoY.

Adapun penyaluran kredit kepada UMKM pada Juni 2025 tumbuh sebesar 2,0 persen YoY, relatif stabil dibandingkan pertumbuhan Mei 2025 1,9 persen YoY.

Baca juga: Kredit Macet KPR Meningkat, BI dan KSSK Tingkatkan Pengawasan

Pertumbuhan tersebut didorong oleh kredit UMKM pada skala kecil yang tumbuh sebesar 10,5 persen YoY ditl tengah kredit pada skala mikro dan menengah yang terkontraksi masing-masing sebesar 2,5 persen YoY dan 0,6 persen YoY.

Berdasarkan jenis penggunaan, pertumbuhan kredit UMKM pada Juni 2025 dipengaruhi oleh kredit investasi sebesar 4,8 persen YoY dan kredit modal kerja 1,0 persen YoY. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Recent Posts

Catatan HUT ke-47 Infobank: Lazy Bank, Kriminalisasi Kredit Macet, dan Ujian Akhir Disiplin Fiskal

Oleh Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut para… Read More

3 hours ago

Rebranding Produk Tabungan BTN Pos, BTN Bidik Dana Murah Rp5 Triliun

Poin Penting BTN rebranding e’Batarapos menjadi Tabungan BTN Pos sebagai langkah strategis memperluas inklusi keuangan… Read More

11 hours ago

Aliran Modal Asing Masuk RI Rp1,44 Triliun pada Awal 2026

Poin Penting Aliran modal asing masuk Rp1,44 triliun di awal Januari 2026, mayoritas mengalir ke… Read More

18 hours ago

KPK Tetapkan 5 Tersangka Terkait OTT Dugaan Suap Pajak di KPP Madya Jakut

Poin Penting KPK tetapkan 5 tersangka OTT dugaan suap pajak KPP Madya Jakarta Utara. 3… Read More

19 hours ago

Begini Gerak Saham Indeks INFOBANK15 di Tengah Penguatan IHSG

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,13 persen pada perdagangan Jumat (9/1/2026), meski mayoritas indeks domestik… Read More

19 hours ago

Sempat Sentuh Level 9.000, IHSG Sepekan Menguat 2,16 Persen

Poin Penting IHSG menguat 2,16 persen sepanjang pekan 5-9 Januari 2026 dan sempat menembus level… Read More

20 hours ago