Yogyakarta – Untuk meningkatkan sektor pariwisata di Jakarta, Bank Indonesia (BI) menilai perlu adanya optimalisasi di industri Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition atau MICE.
“Inilah (MICE) yang menjadi peluang. Secara nasional, pemerintah memang konsen terhadap bagaimana kita bisa mempersempit current account deficit (CAD) kita,” ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta, Hamid Ponco Wibowo di Yogyakarta, kemarin Senin, 15 Juli 2019.
Ponco mengatakan, karena devisa yang didapat dari sektor pariwisata besar, pihaknya mendorong pengembangan di sektor ini, yang pada akhirnya juga akan menekan Defisit Transaksi Berjalan atau Current Account Deficit (CAD).
“Itu jadi salah pertimbangan baik dari di DKI atau secara nasional, sehingga sekarang semua daerah konsen terhadap kegiatan peningkatan pariwisata,” ucapnya.
Dari potensi pariwisata yang dimiliki DKI, ada beberapa hal juga yang harus dibenahi seperti faktor aksesibilitas, atraksi, dan amenitas.
“Katakan di Jakarta, dari sisi akses mungkin mudah ya, tetapi dari sisi bagaimana kita memberikan suatu rasa nyaman. Tentu, ini ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan,” tutupnya. (*) Bagus Kasanjanu
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More