Jakarta – Bank Indonesia (BI) mendorong perbankan untuk tetap sehat dan tumbuh dalam penyaluran kredit untuk mendukung program pemulihan ekonomi nasional.
Hal tersebut disampaikan Gubernur BI Perry Warjiyo pada acara West Java Investment Summit 2020 secara virtual. Menurutnya, kesehatan perbankan merupakan salahsatu poin penting dalam mendukung pemulihan ekonomi ditengah pandemi covid-19.
“BI dan OJK juga terus mendorong perbankan untuk tetap sehat, tumbuh dan terus bisa menyalurkan kredit dan pembiayaan ke sektor dunia usaha. Insya Allah dengan sinergi yang kuat ini bisa mendorong pemulihan ekonomi dan dengan demikian kredit dan pembiayaan akan tumbuh lebih baik,” kata Perry melalui video conference di Jakarta, Senin 16 November 2020.
Pada poin lainnya tambah Perry, seluruh pihak baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan pelaku usaha juga harus menanamkan rasa optimisme guna terus mendukung perekonomian. BI bahkan optimis ekonomi RI pada kuartal IV-2020 bisa tumbuh positif dan membaik hingga tahun berikutnya.
“Insyaallah pertumbuhan ekonomi akan mulai positif di triwulan IV- 2020 dan akan meningkat menjadi 5% pada tahun 2021 dan terus naik sekitar 6% Pada kurun waktu 5 tahun mendatang didukung oleh perbaikan konsumsi ekspor maupun juga investasi stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan terjaga dengan nilai tukar rupiah stabil,” jelas Perry.
Sementara poin terakhir yang tak kalah penting ialah mendorong investasi nasional. Menurutnya investasi bisa didorong dari tinggat daerah maupun nasional sehingga menopang pertumbuhan ekonomi.
“Bapak presiden terus menekankan pentingnya mendorong investasi termasuk melalui implementasi undang-undang cipta kerja,” tukas Perry. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More
Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More
Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More
Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More
Poin Penting CNMA membagikan dividen Rp12 per saham, termasuk dividen interim Rp5 per saham. Pembayaran… Read More