News Update

BI Dorong Penggunaan UPK 75 Ribu Untuk Pembayaran THR

Jakarta – Bank Indonesia (BI) mendorong penggunaan Uang Peringatan Kemerdekaan Rp75.000 (UPK 75) ebagai alat pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) atau angpao ke sanak keluarga saat Hari Raya Idul Fitri 1442 H atau Lebaran 2021.

Hal tersebut disampaikan Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI Marlison Hakim saat diskusi dengan media (14/4). Didinya menjelaskan, dorongan ini merupakan upaya penegasan BI bahwa UPK 75 merupakan lembaran uang tukar yang berlaku untuk bertransaksi.

“Jadi ini kesempatan masyarakat yang ktia dorong untuk THR dan angpao bisa diberikan UPK 75 karena ini bisa jadi alat berbelanja karena dia alat transaksi yang sah sebagai alat pembayaran,” kata Marlison melalui video conference di Jakarta, Rabu 14 April 2021.

Untuk itu, BI juga telah melakukan perubahan kebijakan penukaran UPK 75 dari sebelumnya setiap Nomor Induk Kependudukan (NIK-KTP) hanya dapat 1 lembar,  kini 1 kali penukaran NIK bisa sebanyak 100 lembar.

Di sisi lain, lanjut Marlison, kebijakan terkait penukaran individu yang semula paling cepat dilakukan pada H+1 setelah masyarakat pesan secara online menjadi waktu penukaran H+0 apabila pemesanan dilakukan sebelum pukul 11.30.

“Perluasan percepatan penukaran UPK ini agar UPK 75 tidak hanya sebagai koleksi tapi juga sebagai transaksi THR selama lebaran ini,” tukasnya. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

5 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

11 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

11 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

11 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

11 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

11 hours ago