Perumahan; Pertumbuhan kredit belum merata. (Foto: Paulus Yoga)
Bandung–Aturan loan to value (LTV), atau rasio nilai kredit terhadap nilai aset yang hendak dibiayai, dianggap belum cocok untuk daerah-daerah terpencil.
Oleh sebab itu, Bank Indonesia (BI) berencana untuk membuat aturan terbaru LTV yang disesuaikan dengan daerah.
Rencana dibuatnya aturan LTV daerah ini sejalan dengan pertumbuhan kredit properti yang ada saat ini tidak merata dan cenderung menurun dari tahun-tahun sebelumnya. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Tirta Segara mengaku, sejauh ini pihaknya masih mengkaji aturan LTV ini.
“LTV daerah sedang dikaji, dulu kan sudah pernah dikaji, sekarang dikaji kembali. Kita terus kaji ini,” ujar Tirta kepada Infobank di Bandung, Jumat, 20 Februari 2016.
Menurutnya, rencana aturan terbaru LTV yang disesuaikan dengan daerah ini, bertujuan untuk mendorong pertumbuhan kredit yang merata di setiap daerah khususnya kredit di sektor properti. Sehingga ke depannya, industri properti di daerah bisa berkembang.
“Kami ingin mendorong pertumbuhan perkreditan di wilayah-wilayah timur yang sangat perlu ini. Nanti bisa diberikan insentif. Tapi itukan masih dalam kajian, kita belom bisa memberikan informasi lebih jauh,” ucap Tirta.
Namun demikian, kata Tirta, pihaknya belum bisa menyampaikan kapan aturan LTV untuk daerah tersebut akan dikeluarkan. Dia mengaku, bank sentral perlu melakukan diskusi lebih lanjut dengan pihak terkait untuk dapat memberikan masukan pada aturan LTV daerah ini.
“Itu kan masih didalam kajian, kita belom bisa kapan itu keluar. Kami belum bisa informasikan, nantikan kita informasikan pasti. Kan harus ada seminarkan dahulu, diskusikan dahulu, kalau sudah siap nanti diinformasikan,” tukas Tirta. (*) Rezkiana Nisaputra
Poin Penting BI menilai penurunan outlook Moody’s tidak mencerminkan pelemahan ekonomi domestik. Stabilitas sistem keuangan… Read More
Poin Penting PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menegaskan tidak memiliki keterlibatan, baik langsung maupun… Read More
Poin Penting Celios pertanyakan pertumbuhan PDB 5,11 persen dipertanyakan, pasalnya konsumsi rumah tangga & PMTB… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 40 pejabat eselon II di DJP dan… Read More
Poin Penting BCA Digital raih laba Rp213,4 miliar, ditopang DPK Rp14,3 triliun (+22%) dan kredit… Read More
Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More