Moneter dan Fiskal

BI Diharap Pangkas 7-day Repo Rate

Jakarta–Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG-BI) yang akan dilaksanakan pada 21-22 September 2016, diharapkan bank sentral kembali memangkas suku bunga acuannya (BI 7-day Repo Rate) dari yang ada saat ini di level 5,25%.

Menurut Analis PT Samuel Sekuritas Indonesia, Rangga Cipta, harapan pemangkasan suku bunga acuan BI tersebut sejalan dengan adanya tambahan likuiditas global dari tingginya euforia uang tebusan tax amnesty (pengampunan pajak).

“Dengan naiknya harapan penambahan likuiditas global maka harapan pemangkasan suku bunga acuan oleh BI juga meningkat,” ujar Rangga dalam risetnya di Jakarta, Selasa, 20 September 2016.

Menurutnya, pengumuman hasil RDG yang akan dilakukan pada hari kedua yakni Kamis, 22 September 2016, diharapkan dapat memberikan sentimen positif, sehingga laju rupiah terhadap dolar AS akan menguat, meski pada perdagangan awal pekan ini rupiah hanya menguat tipis.

“Rupiah menguat tipis mengikuti lemahnya dollar di pasar Asia pada perdagangan Senin. BI diperkirakan mengumumkan hasilnya pada Kamis sore,” ucap Rangga.

Sedangkan sentimen negatif dari pelebaran defisit Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), serta potensi pemangkasan anggaran yang telah memengaruhi sentimen pada rupiah, saat ini masih tertutupi oleh faktor positif yang ada.

“Euforia capaian tinggi uang tebusan tax amnesty terlihat masih bertahan dengan penguatan tajam IHSG serta SUN kemarin,” paparnya. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

3 hours ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

4 hours ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

4 hours ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

4 hours ago

ALTO Network Proses 30 Juta Transaksi Harian, QRIS jadi Kontributor Terbesar

Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More

4 hours ago

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

7 hours ago