Basel – Bank Indonesia (BI) dan Deutsche Bundesbank sepakat untuk melakukan peningkatkan kerja sama bilateral antar kedua bank sentral, yang selama ini telah terjalin baik.
Peningkatan kerja sama ini dituangkan ke dalam nota kesepahaman, yang ditandatangani oleh Gubernur BI, Agus DW Martowardojo, dan President Deutsche Bundesbank, Jens Weidmann, di Basel, Switzerland, 26 Juni 2016 waktu setempat.
Adanya kerja sama bilateral antar kedua bank sentral ini, menandai komitmen untuk meningkatkan kerja sama ke depan dalam kerangka yang lebih komprehensif, terstruktur dan sistematis (Structured Bilateral Cooperation).
Menurut Gubernur BI Agus DW Martowardojo, kerja sama Bank Indonesia dan Bundesbank telah terjalin dengan sangat baik sejak 2008 khususnya dalam bentuk peningkatan kapasitas (capacity building program).
Menurutnya, kerja sama ini, mempertimbangkan adanya potensi penguatan dan perluasan kerja sama ke depan. Kedua bank sentral sepakat untuk memperluas kerja sama, hingga mencakup diskusi kebijakan serta penyelenggaraan riset dan seminar bersama.
“Topik kerja sama akan berkisar pada bidang tugas bank sentral, yaitu kebijakan moneter, kebijakan makroprudensial, stabilitas sistem keuangan, serta sistem pembayaran dan setelmen,” ujarnya.
Dengan adanya peningkatan kerja sama ini, pemahaman publik mengenai isu kebanksentralan diharapkan dapat meningkat. Kerja sama juga diharapkan dapat saling menguntungkan bagi peningkatan kapasitas kedua bank sentral serta memperkuat hubungan ekonomi antar negara. (*)
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More