Bank Indonesia (BI). Foto: Budi Urtadi
Jakarta — Bank Indonesia (BI) menilai kerja sama penyelesaian transaksi perdagangan bilateral dalam mata uang lokal atau local currency settlement framework (LCS Framework) di kawasan ASEAN sudah cukup efektif dan berjalan lancar.
Pihaknya juga mencatatkan pertumbuhan positif sepanjang tahun 2018 pada transaksi perdagangan menggunakan local currency dengan Thailand dan Malaysia yang telah mencapai US$180 juta.
“Sejak awal 2018 sampai saat ini itu transaksi perdagangan yang diselesaikan melalui LCS seperti dengan Thailand untuk 2018 US$50 juta diselesaikan melalui pihak Thailand,” kata Direktur Departemen Internasional Bank Indonesia (BI) Wahyu Pratomo pada acara Bincang-bincang Media di Kompleks Perkantoran BI Jakarta, Selasa, 9 April 2019.
Wahyu menambahkan, untuk transaksi LCS dengan negara Malaysia juga tercatat lebih tinggi yang mencapai US$130 juta. Dirinya berharap, penggunaan LCS akan lebih menstabilkan nilai tukar rupiah. “Dalam jangka panjang penggunaan LCS cukup signfifikan bsia berdmapak positif ke stabilitas keuangan,” kata Wahyu.
Pada triwulan I 2019, total transaksi perdagangan melalui LCS menggunakan Baht (THB) mencapai US$13 juta (setara Rp185 miliar), meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2018 sebesar US$7 juta (setara Rp96 miliar). Sementara untuk transaksi LCS menggunakan Ringgit (MYR) mencapai US$70 juta (setara Rp1 triliun), meningkat tajam dibandingkan periode yang sama tahun 2018 sebesar US$6 juta (setara Rp83 miliar). (*)
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More