Keuangan

BI Catat Total Penjualan Produk UMKM Tembus Rp6,8 Miliar di FESyar Jawa 2025

Jakarta – Bank Indonesia (BI) mencatat total penjualan produk UMKM dalam gelaran FESyar Jawa 2025 di Surabaya, Jawa Timur, mencapai Rp6,8 miliar hingga 14 September 2025.

Selain itu, FESyar Jawa 2025  juga berhasil menciptakan komitmen pembiayaan melalui temu bisnis (business matching) sebesar Rp29,66 miliar, dan komitmen perdagangan sebesar Rp25,66 miliar.

“Konsistensi dan inovasi melalui sinergi pentahelix akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah, dan media menjadi kunci dalam memperkuat perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah Jawa,” ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur, Ibrahim, dikutip Senin, 15 September 2025.

Baca juga: FESyar KTI 2025 Salurkan Rp15,8 Miliar Pembiayaan UMKM Syariah

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menegaskan sinergi dan komitmen ini perlu terus diperkuat untuk mewujudkan rantai ekosistem halal di wilayah Jawa, khususnya di Provinsi Jawa Timur. Salah satu program yang perlu terus didukung adalah perluasan Zona KHAS (Kuliner Halal, Aman, dan Sehat) melalui pendetailan kawasan yang berpotensi untuk dijadikan Zona KHAS, antara lain di lingkungan kampus.

Selain Zona KHAS, jumlah Rumah Potong Hewan (RPH) dan Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU) bersertifikasi halal perlu terus ditingkatkan sebagai pemasok bahan makanan di masyarakat. Untuk membantu para pemilik RPH dan RPHU dalam memperoleh sertifikasi halal,  perguruan tinggi memiliki peran penting sebagai penyelia halal.

“Selain perguruan tinggi, sinergi pemerintah daerah dan pelaku usaha menjadi penting untuk mewujudkan ketersediaan bahan makanan di masyarakat” kata Khofifah.

Antusiasme Masyarakat

FESyar Jawa 2025 telah digelar mulai 12-14 September 2025, dengan mengusung tema “Sinergi Ekonomi dan Keuangan Syariah Memperkuat Stabilitas dan Kemandirian Ekonomi Regional” yang menekankan tiga fokus utama, yakni pertumbuhan, inklusi, dan digitalisasi.

Sebanyak 203 UMKM syariah berpartisipasi, baik secara offline di Masjid Al-Akbar Surabaya maupun secara online melalui platform e-commerce.

Animo masyarakat sangat tinggi, dengan jumlah pengunjung offline mencapai 49.320 orang dan pengunjung online mencapai 207.076 orang.

Baca juga: LSPR AI Festival 2025 Dorong Penggunaan AI yang Etis dan Bertanggung Jawab

Berbagai capaian tersebut mencerminkan kuatnya perkembangan dan potensi ekonomi keuangan syariah di wilayah Jawa dan FESyar sebagai platform strategis yang menjembatani inisiatif lokal menuju panggung nasional dan global. 

FESyar Jawa merupakan rangkaian ke-3 menuju Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2025 yang akan diselenggarakan pada 8-12 Oktober 2025 di Jakarta, dan telah diawali sebelumnya dengan FESyar wilayah Sumatera dan Kawasan Timur Indonesia.

Penyelenggaraan FESyar di tiga kawasan bukan hanya menjadi katalis mendorong dan berkembangnya aktivitas ekonomi syariah yang menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru, tapi juga mendorong pertumbuhan yang inklusif, berkelanjutan, dan membawa keberkahan. 

Bank Indonesia bersama Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) serta seluruh mitra strategis akan terus berkolaborasi lintas sektor dalam memperkuat rantai nilai halal, pembiayaan syariah yang inklusif dan adaptif, serta peningkatan literasi dan inklusi eksyar yang berakar pada nilai-nilai luhur Islam, untuk mewujudkan Indonesia menjadi pusat eksyar dunia pada 2029. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Recent Posts

Purbaya Disebut Temukan Data Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Kemenkeu: Hoaks!

Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More

4 hours ago

Lewat AKSes KSEI, OJK Dorong Transparansi dan Pengawasan Pasar Modal

Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More

6 hours ago

Penjualan Emas BSI Tembus 2,18 Ton, Mayoritas Pembelinya Gen Z dan Milenial

Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More

6 hours ago

Transaksi Syariah Card Melonjak 48 Persen, Ini Penopangnya

Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More

6 hours ago

Purbaya Siapkan Jurus Baru Berantas Rokok Ilegal, Apa Itu?

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More

7 hours ago

Permata Bank Mulai Kembangkan Produk Paylater

Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More

7 hours ago