Jakarta – Bank Indonesia (BI) menyoroti terjadinya peningkatan transaksi digital pada masyarakat di awal tahun 2022. Filianingsih Hendarta, Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI mengungkapkan transaksi keuangan digital tumbuh menguat karena didorong oleh perluasan digital payment.
Menurutnya, pola pikir masyarakat akan sistem pembayaran saat ini sudah berubah. Hal tersebut mendorong perubahan cara bertransaksi dan konsumsi masyarakat. Ia menyebut, perubahan ini nantinya akan mengarahkan kebiasaan berbelanja masyarakat untuk lebih memilih transaksi digital.
“E-commerce ini (transaksi) meningkat pesat, baik nominal maupun volume. Fintech lending juga demikian. Digital banking juga demikian. Artinya apa? Masyarakat saat ini sudah terbiasa menggunakan cara pembayaran digital melalui gadget,” ucap Fili pada paparan virtualnya, Senin, 4 Maret 2022.
Jika melihat data, beberapa indikator transaksi digital memang meningkat. Misalnya saja transaksi E-commerce di Februari 2022 yang nominalnya mencapai Rp30,8 triliun dengan volume 222,9 juta transaksi. Angka ini meningkat dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp27,3 triliun dengan volume 174,6 juta transaksi.
Sementara itu, transaksi digital banking juga mencapai Rp3.732 triliun dengan volume 837 juta transaksi di periode yang sama. Angka ini naik dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp2.574 triliun dengan volume 464 juta transaksi.
Transaksi melalui QRIS juga meningkat pesat secara tahunan. Di Februari 2022, nominal transaksi mencapai Rp4,5 triliun dengan volume 54,6 juta. Angka ini meningkat pesat secara tahunan dari sebelumnya yang mencapai Rp1,1 triliun dengan volume 14,9 juta. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More
Poin Penting Jasa Marga mengimbau pengguna jalan tol menggunakan satu kartu e-Toll yang sama saat… Read More