News Update

BI Berikan Penghargaan Pada Bank Pendukung UMKM

Jakarta – Bank Indonesia (BI) memberikan penghargaan kepada bank-bank yang telah berkontribusi dan mendorong pengembangan Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Gubernur BI, Agus DW Martowardojo kepada para pemenang. Menurutnya, UMKM yang sehat dan produktif sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang inklusif.

Dia menjelaskan, pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menunjukkan komitmen yang tinggi dalam mendukung pengembangan UMKM.

“Kami meyakini pemberian apresiasi kepada Bank Umum yang telah berkontribusi aktif terhadap pembiayaan UMKM pada tahun ini, akan memberikan inspirasi dan dorongan kepada perbankan secara umum untuk lebih meningkatkan pangsa penyaluran kredit kepada UMKM yang pada akhirnya dapat meningkatakan pangsa kredit UMKM secara nasional,” ujarnya, di Jakarta, Rabu, 1 Juni 2016.

Penghargaan diberikan dalam dua kategori. Untuk kategori bank kelompok BUKU 1 dan BUKU 2 atau bank dengan modal inti kurang dari Rp5 triliun, PT Bank Tabungan Pensiunan Syariah sebagai Bank Terbaik I, dan PT Bank Pembangunan Daerah Bali, sebagai Bank Terbaik II.

Sedangkan untuk kategori bank BUKU 3 dan BUKU 4 atau bank dengan modal inti diatas Rp5 triliun, terpilih PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai Bank Terbaik I dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebagai Bank Terbaik II.

Penghargaan diberikan kepada bank umum yang telah memenuhi rasio kredit UMKM sesuai tahap yang ditentukan dengan rasio non performing loan (NPL) kredit UMKM dan NPL total kredit terjaga di bawah 5%, serta memenuhi kriteria tema yang ditentukan.

Pemberian penghargaan (award) tersebut secara umum dilaksanakan dalam dua tahapan besar yaitu tahap penilaian, dan tahap publikasi dan pengumuman. Sementara proses penilaian terdiri dari tiga tahap. Pertama adalah penilaian pemenuhan ketentuan kredit UMKM.

Kedua, penilaian kriteria tema dan ketiga adalah tahap penentuan nominator. Penilaian dilakukan oleh Dewan Juri yang terdiri dari tokoh nasional, internal Bank Indonesia, ahli perbankan, pengamat atau akademisi, kementerian, serta perwakilan media. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Trump Sesumbar Hancurkan Iran dalam Semalam: Mungkin Selasa Malam

Poin Penting: Trump mengeklaim AS mampu menghancurkan Iran dalam satu malam dan menyebut kemungkinan beraksi… Read More

21 mins ago

Wacana Potong Gaji Menteri, Purbaya: Mungkin 25 Persen

Poin Penting Wacana pemotongan gaji menteri dan DPR masih dalam pembahasan. Menteri Keuangan Purbaya memperkirakan… Read More

34 mins ago

Ditopang Manufaktur, Laba BELL Naik 9 Persen jadi Rp12,57 Miliar di 2025

Poin Penting Trisula Textile Industries mencatat laba bersih Rp12,57 miliar pada 2025, naik 9 persen… Read More

37 mins ago

Bank Aladin Syariah Cetak Rapor Biru di 2025, Laba Melonjak 304 Persen jadi Rp150,71 Miliar

Poin Penting Bank Aladin Syariah berbalik dari rugi Rp73,73 miliar (2024) menjadi laba Rp150,71 miliar… Read More

47 mins ago

Harga Plastik Naik, Anggota DPR Desak Pemerintah Lindungi UMKM

Poin Penting: Anggota DPR mendesak pemerintah segera intervensi pasar menyusul harga plastik naik yang membebani… Read More

52 mins ago

BGN Sebut 21.801 Motor untuk SPPG Belum Dibagikan, Ini Alasannya

Poin Penting: BGN telah merealisasikan pengadaan 21.801 motor untuk kepala SPPG, namun belum didistribusikan. Seluruh… Read More

1 hour ago