Jakarta – Perusahaan asuransi jiwa nasional PT Bhinneka Life Indonesia (Bhinneka Life) meraih sertifikat Indeks Keamanan Informasi (KAMI) dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) setelah melalui serangkaian proses assessment Indeks Kemanan Informasi (Indeks KAMI) periode Oktober-November 2020. Penyerahan sertifikat Indeks KAMI dilakukan oleh Direktur Identifikasi Kerentanan dan Penilaian Risiko Ekonomi Digital BSSN, Nunil Pantjawati, kepada Head of IT Division Bhinneka Life, Joni Yang.
Indeks Keamanan Informasi merupakan aplikasi yang digunakan sebagai alat bantu untuk melakukan assessment dan evaluasi tingkat kesiapan (Kelengkapan dan Kematangan) penerapan keamanan informasi berdasarkan kriteria SNI ISO/IEC 27001, yaitu Tata Kelola, Pengelolaan Risiko, Kerangka Kerja, Pengelolaan Aset, Aspek Teknologi dengan suplemen Pengamanan Keterlibatan Pihak Ketiga Penyedia Layanan, Pengamanan Layanan Infrastruktur Awan dan Perlindungan Data Pribadi.
Direktur utama Bhinneka Life, Wiroyo Karsono menyatakan, bahwa dalam menjalankan seluruh operasional dan bisnis proses perusahaan, Bhinneka Life berkomitmen untuk selalu menerapkan tatanan perusahaan yang baik berdasarkan nilai korporasi sesuai dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan juga ketentuan yang berlaku khususnya dari POJK, PP, ISO dan juga Indeks KAMI.
“Ditengah pesatnya perkembangan teknologi informasi saat ini dengan berbagai risiko yang mungkin terjadi, maka keamanan seluruh informasi perusahaan termasuk didalamnya data pribadi karyawan, agen pemasar, nasabah dan para stakeholder selalu menjadi perhatian utama kami,” ujar Wiroyo dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, 24 Desember 2020.
Sementara itu, Head of IT Division Bhinneka Life, Joni Yang menambahkan, dalam hal ini pihaknya melakukan assessment atas pengelolaan sistem aplikasi digital yang dimiliki Bhinneka Life diantaranya corporate website Bhinneka Life, Bhinneka Life Agency Tools (BLAT), B-STAR dan B-FLASH. Selain itu, Assesment Indeks KAMI juga sebagai upaya peningkatan pengelolaan keamanan informasi di masa mendatang seiring dengan pengembangan platform layanan digital Bhinneka Life ke depan.
“Dengan adanya sertifikasi ini juga sekaligus untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Bhinneka Life bahwa seluruh data nasabah khususnya dikelola dengan baik dan aman sesuai ketentuan penerapan sistem good corporate governance yang berlaku,” tambah Joni. (*)
Poin Penting Pegadaian kelola emas fisik 141 ton dari deposito, modal kerja, bulion trading, dan… Read More
Poin Penting Penyaluran Penugasan Khusus Ekspor (PKE) LPEI mencapai Rp13,5 triliun sepanjang 2025, naik 85… Read More
Poin Penting Tabungan emas Pegadaian dijamin 1 banding 1 dengan emas fisik yang tersimpan di… Read More
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (Foto: Irawati) Read More
Poin Penting APBN Februari 2026 defisit Rp135,7 triliun atau setara 0,53 persen dari PDB, dengan… Read More
Poin Penting Tugu Insurance meluncurkan asuransi mikro t mudik (konvensional dan syariah) untuk memberikan perlindungan… Read More