BFI Finance Raih Gelar Sektor Finansial Terbaik di Asia

BFI Finance Raih Gelar Sektor Finansial Terbaik di Asia

Terganjal Kasus Sengketa Kepemilikan, Saham BFIN Terus Merosot
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Tangerang – Mengarungi laju di semester dua tahun ini, PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFI Finance) meraih penghargaan “Asia’s Outstanding Companies Poll 2021” (AOCP 2021).

Penghargaan ini menobatkan BFI Finance sebagai perusahaan terbaik untuk sektor finansial (financials sector) bersanding dengan beragam perusahaan lain dari 12 negara lainnya di Asia.

Penilaian AOCP 2021 ini berdasarkan sistem voting yang melibatkan sebanyak 1.071 manajer investasi, buy-side analyst, bankir, dan perusahaan-perusahaan analis lain dengan voting berakhir pada 16 Juli 2021 lalu.

Apresiasi dari AOCP 2021 ini merupakan bentuk identifikasi dan pengakuan terhadap perusahaan-perusahaan terbuka (listed company) yang konsisten menorehkan kinerja positif, pengelolaan manajemen yang mumpuni, penerapan tanggung jawab sosial perusahaan yang baik, dan investor relations yang excellent.

“Pencapaian ini merupakan bentuk kepercayaan dan dukungan dari seluruh stakeholder perusahaan, khususnya dari kalangan investor dan pasar modal. Di tengah tantangan yang timbul akibat pandemi Covid-19 yang berlangsung, kami optimis untuk terus memberikan performa yang terbaik kepada seluruh stakeholder perusahaan khususnya pelayanan terbaik kepada konsumen kami,” ujar Sudjono selaku Direktur Keuangan BFI Finance, seperti dikutip Kamis 23 September 2021.

BFI Finance konsisten mencatat kinerja solid dan pruden di tengah pandemi Covid-19 yang masih membayangi industri pembiayaan dengan mencetak laba bersih Rp487,42 miliar pada enam bulan pertama 2021, atau melonjak 46,8% (yoy) dan 12,4% quarter-on-quarter (qoq). Kenaikan laba ini seiring dengan meningkatnya nilai pembiayaan baru sebesar 48,7% menjadi Rp6,1 triliun dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya. Pada periode yang sama, nilai kapitalisasi pasar perusahaan meningkat sebesar 215,6% dari Rp4,5 triliun per akhir Juni 2020 menjadi Rp14,2 triliun di akhir Juni 2021.

Sudjono menambahkan, apresiasi AOCP 2021 juga menjadi motivasi untuk terus melanjutkan transformasi digital perusahaan demi kemudahan, kecepatan, dan keamanan bertransaksi para konsumen dan mitra bisnisnya.

Berbagai inisiatif digital dilakukan, diantaranya melalui BFI Connect (https://connect.bfi.co.id/), suatu sistem Open API yang  hadir untuk mengintegrasikan layanan dan produk BFI Finance ke dalam platform digital milik para mitra, untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi proses transaksi.

Selain itu, BFI Finance juga memiliki anak usaha PT Finansial Integrasi Teknologi dengan nama platform Pinjam Modal (https://pinjammodal.id/) yang bergerak di bidang peer-to-peer lending untuk memberikan kemudahan kepada para pelaku usaha guna memperoleh akses keuangan. Pinjam Modal telah memperoleh izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per tanggal 19 Mei 2020. (*) Steven

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Pilihan

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]