Ilustrasi Pelayanan BFI Finance. (Foto: Istimewa)
Jakarta – PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Kamis (8/5) yang salah satunya membahas terkait dengan pembagian dividen.
Dalam RUPS itu, para pemegang saham telah menyetujui pembagian dividen final sebesar Rp32 per saham. Sebelumnya, perseroan telah membagikan dividen interim senilai Rp28 per saham yang telah dibayarkan pada 19 Desember 2024.
“Perseroan akan membagikan dividen tunai sebesar Rp32 per lembar saham yang akan dibayarkan kepada pemegang saham perseroan yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan,” tulis manajemen BFIN dalam keterbukaan informasi dikutip, 16 Mei 2025.
Baca juga: Kuartal I 2025, Laba BFI Finance Tumbuh 12,2 Persen Jadi Rp405,5 Miliar
Dividen yang dibagikan tersebut berasal dari laba bersih perseroan tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2024 sebesar Rp1,56 triliun.
Adapun, berdasarkan hal tersebut jadwal pembagian dividen tunai adalah sebagai berikut:
Baca juga: Astra International (ASII) Tebar Dividen Final Rp308 per Saham, Intip Jadwalnya
Sebaga informasi, hingga perdagangan sesi I, 16 Mei 2025 harga saham BFIN berada di posisi Rp910 per saham atau naik 1,11 persen dari level Rp900 per saham.
Sementara, dalam sepekan saham BFIN telah meningkat 7,69 persen, namun secara year to date masih mengalami pelemahan 3,70 persen. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting OTT pegawai pajak dinilai momentum bersih-bersih institusi, bukan cerminan keseluruhan DJP. DPR menegaskan… Read More
Poin Penting Trump mengancam tarif 25% bagi negara yang berdagang dengan Iran, berlaku untuk seluruh… Read More
Poin Penting IHSG sesi I menguat 0,89% ke level 9.028 dan mencetak rekor tertinggi sepanjang… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya akan mengevaluasi pegawai DJP usai OTT KPK terkait dugaan suap pemeriksaan… Read More
Poin Penting Bank sentral global kompak dukung Jerome Powell usai ancaman pidana dari Donald Trump.… Read More
Poin Penting Pendanaan pindar cenderung meningkat saat Ramadan, didorong naiknya kebutuhan konsumsi dan modal usaha… Read More