Besok, 3 Emiten Ini Bakal ‘Berdansa’ di Lantai Bursa

Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) besok, 13 Januari 2025 akan kedatangan tiga perusahaan yang melakukan aksi korporasi penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO).

Ketiga perusahaan yang bakal mencatatkan saham tersebut antara lain, PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG), PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), dan PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk (OBAT).

DGWG

PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG) menawarkan sebanyak 882.353.000 saham biasa atas nama yang merupakan saham baru, dengan nilai nominal Rp100 setiap saham yang mewakili sebesar 15,00 persen dari modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh setelah Penawaran Umum.

DGWG menawarkan harga saham senilai Rp230 dan akan meraih dana segar sebesar Rp202,94 miliar.

Nantinya, dana tersebut, sebanyak 53,2 persen akan digunakan sebagai pemenuhan modal kerja untuk pembelian bahan baku dan 46,8 persen akan disetor ke anak usaha, yakni PT Fertilizer Inti Technology.

Baca juga: IHSG Turun ke Level 7.088 Sepekan, 5 Saham Ini Pemicunya

CBDK

PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) menawarkan sebanyak 566.894.500 saham biasa atas nama atau sebesar 10 persen dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan setelah Penawaran Umum Perdana Saham dengan nilai nominal Rp20 per saham.

Saham itu seluruhnya terdiri dari saham baru, yang ditawarkan kepada masyarakat dengan Harga Penawaran sebesar Rp4.060 per saham. 

Dari hasil IPO tersebut, CBDK akan meraup dana sebanyak Rp2,30 triliun yang bakal digunakan seluruhnya untuk melakukan penyertaan kepada Afiliasi Perseroan, yaitu PT Industri Pameran Nusantara (PT IPN), dalam bentuk ekuitas.

Saham Afiliasi tersebut sebanyak 15.277.278 saham baru berupa saham seri B yang akan dikeluarkan oleh IPN atau setara dengan 99,9346 persen dari total modal yang ditempatkan dan disetor penuh di dalam IPN setelah peningkatan modal disetor IPN tersebut. 

Dana yang diperoleh dari penerbitan saham baru akan digunakan oleh IPN sebagai tambahan dana untuk membiayai proyek pembangunan gedung untuk tujuan Meetings, Incentives, Conferences, dan Exhibitions (Proyek MICE).

Baca juga: Intip Pergerakan Saham Indeks Infobank15 dalam Sepekan

OBAT

PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk (OBAT) melakukan penawaran umum perdana saham sebanyak 170.000.000 saham baru yang merupakan Saham Biasa Atas Nama dengan nilai nominal Rp50 per saham atau sebanyak 28,33 persen.

Di mana, harga penawaran sebesar Rp350 setiap saham, dengan jumlah seluruh nilai Penawaran Umum ini adalah sebanyak Rp59,50 miliar.

Dana yang diperoleh tersebut akan digunakan untuk modal kerja, seperti pembelian bahan baku, penambahan produksi, dan pengembangan pemasaran. (*) 

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

BI Tetap Siaga di Pasar Jaga Rupiah selama Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri

Poin Penting BI tetap siaga memantau rupiah selama libur Lebaran, termasuk melalui pasar offshore meski… Read More

3 hours ago

Dampak Perang Timur Tengah, BI Tarik Sinyal Penurunan Suku Bunga

Poin Penting BI tidak lagi memberi sinyal penurunan suku bunga akibat meningkatnya risiko global dari… Read More

3 hours ago

BSN Jalin Kerja Sama dengan Ekosistem Properti Syariah Indonesia

Kerjasama ini juga membuka ruang bagi pengembangan bisnis terutama inisiatf mendukung program pemerintah dalam pengembangan… Read More

3 hours ago

Porsi Pembiayaan Meningkat, Maybank Indonesia Perkuat Pembiayaan SME Syariah

Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk memperkuat pembiayaan SME syariah sebagai pilar utama pengembangan… Read More

5 hours ago

Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri, Tarif LRT Jabodebek Dipatok Maksimal Rp10.000

Poin Penting PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan tarif maksimal LRT Jabodebek sebesar Rp10.000 selama… Read More

5 hours ago

Wacana Pemotongan Gaji Pejabat Diminta jadi Gerakan Disiplin Fiskal Nasional

Poin Penting Anggota Komisi II DPR RI Ali Ahmad menilai wacana pemotongan gaji pejabat yang… Read More

5 hours ago