News Update

Besaran Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Mutlak Keputusan Presiden

Jakarta – Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo menegaskan, kenaikan iuran BPJS Kesehatan mutlak keputusan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui peraturan presiden (Perpres).  Dirinya menyebut, penyesuaian tarif iuran tersebut dapat saja berubah lebih rendah dari usulan yang telah disampaikan ke DPR.

“Ini kan belum resmi baru usulan penyesuaian. Kalau nanti keppresnya sudah keluar berapa angka pastinya dari Bapak Presiden apakah jadi sekaligus atau bertahap, Lebih rendah mungkin, kalau bertahap juga mungkin. Tapi kalau lebih tinggi nggak mungkin,” jelas Mardiasmo di Jakarta, Senin 7 Oktober 2019.

Menurutnya, besaran kenaikan harus disesuaikan dengan kemampuan masyarakat. Oleh karena itu, Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan  terus mengadakan rapat internal untuk membahas kenaikan iuran tersebut.

“Kami bahkan sampai hari ini sudah rapat 150 kali untuk mereview kembali dan menindaklanjuti. Jadi kita terus pertama memperbaiki policy mix,” kata Mardiasmo.

Sebelumnya, kenaikan iuran BPJS Kesehatan saat ini masih menunggu keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Peraturan Presiden (Perpres) dan diharapkan dapat mulai berlaku pada awal 2020.

Pemerintah sendiri telah mengusulkan adanya kenaikkan 100% atau dua kali lipat pada iuran peserta kelas I menjadi Rp160.000 dari Rp80.000 per bulan. Kemudian kelas II menjadi Rp110.000 dari sebelumnya Rp59.000 per bulan serta untuk kelas III rencananya naik menjadi Rp42.000 dari sebelumnya 25.500 per bulan. Namun untuk usulan peserta mandiri kelas III masih dalam pembahasan, lantaran DPR menolak usulan tersebut. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Rumor Suahasil-Misbakhun Masuk Bursa Pimpinan OJK Dibantah, Purbaya Angkat Bicara

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kabar Suahasil Nazara dan Misbakhun masuk bursa… Read More

6 mins ago

Purbaya Pede Ekonomi RI Kuartal I 2026 Tumbuh 5,6 Persen

Poin Penting Purbaya memproyeksi ekonomi Q1 2026 mencapai 5,6 persen, lebih tinggi dari realisasi Q1… Read More

8 mins ago

Purbaya: Jangan Banyak Protes MBG, Ini Pilar Penting Ekonomi

Poin Penting Menkeu Purbaya menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan pilar penting dalam strategi… Read More

22 mins ago

Tugu Insurance Raih Best Stock Awards 2026, Bukti Fundamental Kokoh dan Kinerja Konsisten

Poin Penting Tugu Insurance (TUGU) meraih penghargaan sektor keuangan kategori mid cap dari Investortrust dan… Read More

32 mins ago

Catat Tanggalnya! Jadwal Masuk dan Libur Sekolah selama Ramadan 2026

Poin Penting Pemerintah menetapkan libur awal puasa 2026 pada 18-20 Februari dengan skema pembelajaran mandiri.… Read More

50 mins ago

Jadwal Kereta Cepat Whoosh Berubah Mulai 19 Februari, Ini Penyebab dan Jadwal Terbarunya

Poin Penting KCIC mengurangi perjalanan 19 Februari-12 Maret 2026 akibat pemindahan kabel SUTT di jalur… Read More

1 hour ago