Keuangan

Berusia 6 Tahun, Jamsyar Miliki Kantor Baru

Jakarta – Jamkrindo Syariah (Jamsyar) berulang tahun pada 19 September 2020. Manajemen dan karyawan Jamsyar pantas merayakan hari yang ke-6 tahun dengan tersenyum lebar. Sebab, kinerja Jamsyar tetap mencorong meskipun dampak pandemi COVID-19 telah melemahkan ekonomi.

Per 31 Agustus 2020, total aset Jamsyar mencapai Rp1,2 triliun atau tumbuh 18,22% dibanding akhjir 2019. Sementara Ekuitasnya meningkat 18,06% menjadi Rp658,43 miliar. Jamsyar mencatat laba sebelum pajak Rp26,15 miliar per Agustus 2020.

“Alhamdulillah, kami memperingati hari jadi yang ke-6 tahun dengan kinerja yang baik. Kami juga berterima kasih kepada seluruh stakeholders atas dukungan yang telah diberikan,” ujar Gatot Suprabowo, Direktur Utama Jamsyar kepada Infobanknews, di Jakarta, Jumat, 18 September 2020.

Yang lebih istimewa, setelah enam tahun berdiri Jamsyar resmi memiliki kantor baru berupa bangunan berlantai tujuh yang berlokasi di Jalan Letjend Soeprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

“Kantor pusat ini akan sangat mendukung kegiatan operasional perusahaan dan kami berharap bisa memberikan pelayanan yang lebih baik kepada mitra-mitra kami. Saat ini Jamsyar juga memiliki jaringan 14 kantor di berbagai wilayah di Indonesia ini,” ujar Achmad Sonhadji, Direktur Operasional Jamsyar kepada Infobanknews.

Selama ini, Jamsyar berkantor di gedung pusat miliknya induknya yaitu PT Jamkrindo yang berlokasi di Kemayoran. Endang Winarni sebagai Direktur Keuangan Jamsyar mengatakan bahwa dengan kinerja keuangan yang sangat sehat dan modal disetor bertambah Rp75 miliar menjadi Rp550 miliar, Jamsyar memiliki kapasitas yang memadai untuk melakukan penjaminan pembiayaan di segmen syariah.

“Dengan kapasitas pembiayaan yang memadai kami berharap bisa meningkatkan peran penjaminanya untuk mendukung program pemulihan ekonomi nasional,” ujar Endang. (*)

Editor: Reziana Np

Suheriadi

Recent Posts

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

2 hours ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

8 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

9 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

10 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

11 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

14 hours ago