Jakarta – Infobank Digital yang merupakan bagian dari Infobank Media Group bersama dengan PT Sucorinvest Asset Management (Sucor AM) menggelar Pelatihan Jurnalistik dan Literasi Keuangan yang dihadiri ratusan siswa di SMA Global Mandiri Cibubur, Jawa Barat, Selasa, 20 Agustus 2024.
Dalam sambutannya, Apriyani Kurniasih, Direktur Infobank Digital mengatakan, Infobank Digital memiliki program literacy roadshow ke kampus dan sekolah. Kegiatan ini memang menjadi concern Infobank Digital bersama dengan mitra lembaga jasa keuangan.
“Momen kali ini kita mendapatkan kesempatan di SMA Global Mandiri Cibubur, dan dapat dukungan dari Sucorinvest Asset Management,” ujarnya di lokasi acara.
Dengan adanya kegiatan ini, kata Apriyani, diharapkan para siswa bisa mendapatkan wawasan yang baik mengenai financial planning dan investasi. Dengan perencanaan keuangan yang baik dan investasi yang mumpuni, diharapkan pula para siswa bisa memiliki kehidupan yang lebih cerah.
“Jadi tidak konsumtif dan terlilit utang, serta tidak terjebak investasi bodong atau ilegal,” jelasnya.
Baca juga: Dorong Literasi Gen Z, Infobank Literacy Roadshow Digelar di FEB UB
Di kesempatan yang sama, Rahma Hidayah selaku Academic Coordinator SMA Global Mandiri menyambut baik Pelatihan Jurnalistik dan Literasi Keuangan. Terkait dengan literasi keuangan, kata Rahma, memang sudah menjadi agenda dari sekolah untuk memberikan pemahaman soal perencanaan keuangan dan investasi sejak dini.
“Dengan demikian, para siswa bisa lebih dini dan lebih baik dalam pengaturan keuangan sehari-hari, serta tidak konsumtif. Mereka bisa membuat prioritas sesuai kebutuhan,” ujarnya.
“Dengan pemahaman dan pengetahuan terkait perencanaan atau pengaturan yang baik sejak dini, maka diharapkan kehidupan mereka akan lebih baik di masa mendatang. Mereka bisa enjoy the life,” tambahnya.
Pada sesi Literasi Keuangan, Investment Specialist Sucor Asset Management, Felisya Wijaya menjelaskan, generasi muda kini bisa memulai investasi dengan mudah. Salah satu pilihannya adalah produk reksa dana.
“Kalau reksa dana sifatnya lebih fleksibel karena mudah dicairkan dan dapat dipilih sesuai dengan profil risiko masing-masing,” ujarnya.
Felisya merincikan produk reksa dana saat ini terdapat empat jenis di antaranya adalah reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran, dan reksa dana saham. Pilihan reksa dana ini memiliki profil risiko masing-masing.
“Kalau cenderung berani mengambil risiko yang lebih tinggi, pilihannya bisa reksa dana saham. Jangka panjang dengan imbal hasil tinggi, risikonya juga tinggi,” ujarnya.
Baca juga: Bank Jago Gelar Literasi Keuangan di Kampus UI
Sucor AM sebagai manajer invetasi profesional siap membantu mengelola portofolio investasi yang disesuaikan dengan masing-masing profil risiko.
Sementara dalam sesi pelatihan jurnalistik, Galih Pratama, Asisten Redaktur Infobanknews memberikan pemaparan dasar-dasar jurnalistik kepada siswa SMA Global Mandiri Cibubur. Mulai dari pemahaman konsep dasar jurnalistik, produk jurnalistik, hingga search engine optimization (SEO).
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank TIGA komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengundurkan diri.… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI membuka peluang investor asing menjadi pemegang saham, mengikuti praktik bursa efek… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI dinilai tidak memicu konflik kepentingan, karena pengaturan dan pengawasan tetap di… Read More
Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More
Poin Penting Jeffrey Hendrik digadang menjadi Pjs Dirut BEI, namun memilih menunggu pengumuman resmi. Penunjukan… Read More
Poin Penting OJK memastikan stabilitas pasar keuangan tetap terjaga usai penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai… Read More