Perbankan

Berpengalaman, Dirut Panin Bank Kantongi Penghargaan Top 100 CEO 2022 Infobank

Jakarta — Direktur Utama PT Bank Pan Indonesia Tbk. (Panin Bank) Herwidayatmo mengantongi penghargaan Top 100 CEO 2022 yang diselenggarakan oleh Majalah Infobank di Pullman Hotel, Jakarta pada Rabu (23/11).

Pria berusia 65 tahun ini sudah lama malang melintang berkarir di industri jasa keuangan, terutama di perbankan. Sebelum dipercaya menjadi direktur utama di Panin Bank, Herwidayatmo pernah menjabat sebagai wakil presiden direktur PT Bank Permata Tbk. Di tempat yang sama, dia juga pernah menjalani karir sebagai direktur hukum dan kepatuhan.

Tak hanya itu, Herwidayatmo juga pernah dipercaya sebagai direktur eksekutif di World Bank untuk Asia Tenggara yang berkedudukan di Washington DC, Amerika Serikat selama tiga tahun pada 2004 hingga 2006. Selain itu, pada 2000 hingga 2004, dia menjabat sebagai Ketua Bapepam.

Keberhasilan Herwidayatmo dalam memimpin perusahaan tercermin dari kinerja keuangan Panin Bank yang terus meningkat.

Teranyar, hingga kuartal III-2022 kinerja perusahaan yang digawanginya menunjukkan hasil yang cukup memuaskan. Laba bersih perseroan tercatat mencapai Rp2,51 triliun atau meningkat 9,3% dari periode yang sama 2021 senilai Rp2,29 triliun.

Peningkatan laba terutama didukung oleh peningkatan pendapatan bunga bersih yang mencapai Rp7,56 triliun, atau naik 4,6%. Peningkatan ini sejalan dengan naiknya net interest margin (NIM) yang mencapai 5,59%.
Sementara, pendapatan operasional lainnya sebesar Rp1,7 triliun, sedikit lebih rendah dari tahun sebelumnya sebesar Rp2,3 triliun, karena penurunan pendapatan transaksi surat-surat berharga di tengah kecenderungan peningkatan suku bunga pasar.

Total aset konsolidasi per 30 September 2022 sebesar Rp 199,3 triliun dan total kredit yang diberikan mencapai Rp 130,6 triliun. Total outstanding kredit yang diberikan tersebut naik 4,6% dibanding posisi akhir Desember 2021.
Bertumbuhnya kredit ini didukung penetrasi di segmen KPR dengan capaian kenaikan hingga 18,3%. Kemudian, pertumbuhan juga terjadi di segmen komersial. Jadi, porsi kredit ritel dan komersial pada kuartal III/2022 mencapai 55% dari total kredit, sedangkan sisanya merupakan segmen korporasi.

Posisi likuiditas bank masih terjaga dengan baik. Pertumbuhan terutama disumbang dari tabungan yang merangkak naik sebesar 6%. Hal ini menunjukkan Panin Bank terus berupaya meningkatkan CASA yang saat ini sudah mencapai 46,8%. Lebih lanjut, pada September 2022 rasio likuiditas loan to deposit ratio (LDR) berada pada posisi 92,17%.

Panin Bank tampak terus meningkatkan segi permodalan hingga mencapai Rp46,19 triliun dengan capital adequacy ratio (CAR) sebesar 28,30%. Panin Bank berhasil mempertahankan kualitas kredit yang diberikan dengan nonperforming loan (NPL) gross masih berada di rentang level aman, yakni sebesar 3,53% dan NPL net berada pada level 0,88%. (*) Ranu Arasyki

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

2 hours ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

3 hours ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

3 hours ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

3 hours ago

ALTO Network Proses 30 Juta Transaksi Harian, QRIS jadi Kontributor Terbesar

Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More

4 hours ago

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

6 hours ago