Jakarta – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang di gelar oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) memutuskan perubahan susunan direksi. Sejumlah jajaran direksi Bank Mandiri beserta Royke Tumilaar resmi menduduki jabatan direksi Bank BNI.
Royke menyebut bahwa tak ada yang spesial dalam pemindahannya ke Bank BNI. Ia berharap tim barunya di Bank BNI dapat kompak dan solid dalam mengemban tugas baru ini. Ia juga memohon dukungan dari segenap insan BNI agar dapat melaksanakan tugasnya dengan baik.
“Untuk manajemen baru, kita harus solid dan kompak. Pemindahan ini akan membawa sinergi baru yang diharapkan dapat mewujudkan ekspektasi yang diberikan oleh pemegang saham. Saya juga mohon dukungan terhadap insan bni, untuk dapat mewujudkan harapan-harapan seluruh stake holder,” ujar Royke via livestreaming di Jakarta, 2 September 2020.
Selama 32 tahun berkarir di Bank Mandiri, Royke mengaku telah merasakan berbagai transformasi yang dilakukan oleh Bank Mandiri. Ia berharap, transformasi-transformasi tersebut akan menjadi modalnya dalam bekerja dan memimpin Bank BNI ke arah yang lebih baik.
“Cukup panjang karir saya di Bank Mandiri. Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada kawan dan partner saya di Bank Mandiri. Mudah-mudahan dengan pemindahan ini akan tercipta kompetisi yang sehat dalam membangun dan memulihkan perekonomian indonesia,” tutupnya. (*) Evan Yulian Philaret
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Bank Mandiri mencatat kredit tumbuh 15,62% YoY menjadi Rp1.511,4 triliun dan laba bersih… Read More
Poin Penting E-retribusi resmi diterapkan di Terminal dan area manuver Gilimanuk dengan dukungan perangkat CSR… Read More
Poin Penting BSN menggandeng Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk mengelola ekosistem keuangan AUM dan mendongkrak pangsa… Read More
Poin Penting PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memiliki lebih dari 127 ribu BSI Agen… Read More
Poin Penting Roojai Indonesia meluncurkan asuransi kesehatan modular yang memungkinkan nasabah menyusun perlindungan dan premi… Read More
Poin Penting IHSG sesi I (25/2) ditutup menguat 0,60% ke level 8.330,12 dengan nilai transaksi… Read More