Ekonomi dan Bisnis

Berkunjung ke Indonesia, Pemerintah Suriname Pelajari Sistem Keuangan

Jakarta – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) memfasilitasi kerjasama antara pemerintah Indonesia dengan perwakilan pemerintah Delegasi Suriname yang datang pada hari ini (4/6).

Deputi Kementerian PPN/Bappenas Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan, Pungki Sumadi mengatakan, delegasi pemerintahan Suriname datang berkunjung ke Indonesia guna belajar sistem keuangan yang telah diterapkan di Indonesia.

“Yang ingin dipelajari mereka ialah tentang asuransi syariah kita, inseminasi sapi, investasi di bank syariah, membuat aturan perbankan syariah Konvensional dan satu lagi mengenai penjaminan simpanan untuk perumahan dan itu 5 hal penting mereka belajar dari kita,” kata Pungki di Kantor Bappenas Jakarta, Senin 4 Juni 2018.

Baca juga: George Soros Khawatirkan Krisis Keuangan Baru

Tak hanya itu, kunjungan delegasi tersebut juga untuk menjajaki kerjasama bilateral ekonomi antar kedua negara yang sudah berlangsung lama.

“Sebetulnya selama 43 tahun lebih banyak diwarnai kerjasama dari kebudayaan dan sudah waktunya membangun hubungan konteks bisnis. Selama tiga tahun juga kita membawa rombongan dari Suriname,” jelas Duta Besar RI untuk Suriname, Dominicus Supratikto.

Dominicus berharap, kerjasama yang terus terjalin akan semakin memperkuat kerjasama bilateral kedua negara. Terutama pada sistem perekonomian dan segmen pertanian.

“Mereka mewakili dari dunia pertanian organik dan perbankan datang untuk belajar. Tapi dilihat adalah sistemnya, misal Indonesia kuat ritel Banking dan sebagainya,” tukas Dominicus.(*)

Suheriadi

Recent Posts

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

8 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

8 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

9 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

10 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

10 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

11 hours ago