Ekonomi Indonesia Bisa Tumbuh 5,10-5,20% di 2019
Jakarta – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) memfasilitasi kerjasama antara pemerintah Indonesia dengan perwakilan pemerintah Delegasi Suriname yang datang pada hari ini (4/6).
Deputi Kementerian PPN/Bappenas Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan, Pungki Sumadi mengatakan, delegasi pemerintahan Suriname datang berkunjung ke Indonesia guna belajar sistem keuangan yang telah diterapkan di Indonesia.
“Yang ingin dipelajari mereka ialah tentang asuransi syariah kita, inseminasi sapi, investasi di bank syariah, membuat aturan perbankan syariah Konvensional dan satu lagi mengenai penjaminan simpanan untuk perumahan dan itu 5 hal penting mereka belajar dari kita,” kata Pungki di Kantor Bappenas Jakarta, Senin 4 Juni 2018.
Baca juga: George Soros Khawatirkan Krisis Keuangan Baru
Tak hanya itu, kunjungan delegasi tersebut juga untuk menjajaki kerjasama bilateral ekonomi antar kedua negara yang sudah berlangsung lama.
“Sebetulnya selama 43 tahun lebih banyak diwarnai kerjasama dari kebudayaan dan sudah waktunya membangun hubungan konteks bisnis. Selama tiga tahun juga kita membawa rombongan dari Suriname,” jelas Duta Besar RI untuk Suriname, Dominicus Supratikto.
Dominicus berharap, kerjasama yang terus terjalin akan semakin memperkuat kerjasama bilateral kedua negara. Terutama pada sistem perekonomian dan segmen pertanian.
“Mereka mewakili dari dunia pertanian organik dan perbankan datang untuk belajar. Tapi dilihat adalah sistemnya, misal Indonesia kuat ritel Banking dan sebagainya,” tukas Dominicus.(*)
Poin Penting PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) akan menerbitkan obligasi Rp8–Rp10 triliun sepanjang 2026… Read More
Generali Indonesia resmi luncurkan GEN Syariah Perlindungan Aman, yang merupakan produk perlindungan jiwa berbasis syariah… Read More
Poin Penting GEN Syariah Perlindungan Aman menawarkan santunan jiwa yang bertumbuh hingga 250 persen serta… Read More
Poin Penting Bahlil Lahadalia memastikan harga BBM subsidi tetap meski konflik Amerika Serikat–Israel dan Iran… Read More
Poin Penting Momentum libur panjang mendorong lonjakan transaksi digital, terutama pembelian tiket, hotel, dan ritel,… Read More
Poin Penting OJK memetakan tiga risiko konflik AS-Israel vs Iran: lonjakan harga minyak, kenaikan inflasi… Read More