Ilustrasi: Bank Raya/istimewa
Jakarta – PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) melaporkan bahwa per Oktober 2023 telah mampu menyalurkan kredit Rp8,2 triliun atau meningkat 39,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat Rp5,9 triliun.
Berdasarkan peningkatan penyaluran kredit tersebut, outstanding kredit Bank Raya juga tumbuh signifikan sebesar 48,8 persen secara tahunan hingga mencapai lebih dari Rp1 triliun per Oktober 2023.
Baca juga: Penyaluran Kredit Baru Melambat di Oktober 2023
Tidak hanya itu, digital saving Bank Raya pun turut tumbuh double digit sebanyak 55 persen mencapai pada kisaran Rp700 miliar.
Direktur Utama Bank Raya, Ida Bagus Ketut Subagia, mengatakan bahwa kunci dari pertumbuhan bisnis Bank Raya tersebut berasal dari inovasi produk dan fitur digital dari Bank Raya.
Ia menambahkan bahwa, Bank Raya terus membangun bisnis digital dengan pertumbuhan yang kuat dan berkelanjutan melalui pendekatan berbasis produk dan customer experience.
Baca juga: Kredit Mikro BRI Tumbuh 10,9 Persen di Kuartal III 2023, Ini Pendorongnya
“Kami berupaya untuk terus menghadirkan produk perbankan digital terbaik yang selaras dengan aspirasi kami untuk menjadi partner bertumbuh bagi para pelaku usaha dan kawan finansial bagi masyarakat,” ucap Bagus dalam keterangan resmi di Jakarta, 20 November 2023.
Dengan catatan peningkatan-peningkatan yang signifikan tersebut, mendorong kinerja laba bersih Bank Raya yang tumbuh hingga 118 persen secara tahunan menjadi Rp17,7 miliar. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More
Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More