Menkeu: Pemerintah Berhasil Jaga Harga Bahan Pokok Saat Lebaran

Menkeu: Pemerintah Berhasil Jaga Harga Bahan Pokok Saat Lebaran

Jakarta–Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menilai, pemerintah telah berhasil menjaga harga bahan pokok jelang Lebaran maupun saat Lebaran tahun ini dibandingkan dengan tahun lalu. Dengan begitu diharapkan, inflasi di bulan Juni ini dapat terjaga.

“Saya betul-betul merasa bersyukur Lebaran tahun ini. Karena harga-harga barang relatif sangat terjaga dengan baik. Kalau tahun lalukan saya itu masih di Amerika,” ujar Sri Mulyani, saat menggelar open house Idul Fitri di kediamannya di Jakarta, Minggu, 25 Juni 2017.

Keberhasilan pemerintah dalam menjaga harga bahan pokok ini, kata dia, sejalan dengan koordinasi yang baik antara Kementerian/Lembaga (K/L) terkait. Misalnya, Bank Indonesia (BI) yang terus mendorong Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk menjaga laju inflasi.

Selain BI yang telah menggerakkan TPID, Kementerian Perdagangan juga fokus mengawasi pergerakan harga bahan pokok di tingkat pasar tradisional, sehingga sejauh ini harga bahan pokok cukup terjaga, dan masyarakat pun masih sanggup memenuhi kebutuhan pokoknya.

“Lebaran tahun ini betul-betul saya lihat para menteri bekerja luar biasa keras. Kementerian PUPR juga telah membangun tol baru bagi para pemudik. Kita berharap sampai dengan arus balik semuanya masih dari sisi keselamatan dan kelancaran itu akan dinikmati rakyat,” ucapnya.

Sedangkan dari pihak Kepolisian juga ikut dilibatkan guna mengawasi distribusi bahan pokok dan lalu lintas saat arus mudik dan balik Lebaran. Dirinya menilai, bahwa penanganan kemacetan saat arus mudik juga lebih baik. Keberhasilan Kepolisian dalam menangani lalu lintas saat arus mudik patut diacungi jempol.

“Kerjasama Polri, TNI dengan Pemerintah Daerah ini suatu kerja yang luar biasa. Dari sisi arus balik, kemacetan itu masih dapat teratasi. Jadi, saya betul-betul merasa bersyukur Lebaran tahun ini,” tutupnya. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Leave a Reply

Your email address will not be published.