Internasional

Berikut Deretan Gempa Bumi Dahsyat Melanda Jepang dalam 30 Tahun Terakhir

Jakarta – Gempa bumi dahsyat berkekuatan 7,6 magnitudo melanda Jepang pada Senin (1/1) sekitar pukul 16.00 waktu setempat. Peristiwa tersebut menewaskan enam orang, menghancurkan bangunan dan memutus aliran listrik ke puluhan ribu rumah.

Sebagaimana diketahui, Jepang yang terletak di jalur “Cincin Api” gunung berapi dan palung samudera yang sebagian mengelilingi Cekungan Pasifik, negeri ini menyumbang sekitar 20% gempa bumi berkekuatan 6 atau lebih besar di dunia.

Dan juga setiap tahun mengalami hingga 2.000 gempa yang dapat dirasakan oleh 2.000 warga sipil Jepang.

Baca juga: Ternyata Ini Rahasia Konstruksi Bangunan di Jepang Bisa Tahan Gempa

Dinukil laman Reuters, Selasa (2/1), dibawah ini beberapa gempa besar di Jepang dalam 30 tahun terakhir:

1. Pada 16 Januari 1995, gempa bumi berkekuatan 7,3 melanda Jepang tengah, menghancurkan kota pelabuhan bagian barat Kobe. Gempa bumi terburuk yang melanda negara ini dalam 30 tahun terakhir menewaskan lebih dari 6.400 orang dan menyebabkan kerugian sekitar USD100 miliar.

2. Pada 23 Oktober 2004, gempa berkekuatan 6,8 skala Richter melanda wilayah Niigata, sekitar 250 km (150 mil) utara Tokyo, menewaskan 65 orang dan melukai 3.000 orang.

3. Pada 11 Maret 2011, gempa bumi berkekuatan 9,0 skala Richter dan tsunami melanda timur laut Jepang, menewaskan hampir 20.000 orang dan menyebabkan kehancuran di Fukushima, yang menyebabkan bencana nuklir terburuk di dunia sejak Chernobyl.

4. Pada 16 April 2016, gempa bumi berkekuatan 7,3 melanda Kumamoto di pulau selatan Jepang, menewaskan lebih dari 220 orang.

5. Pada 18 Juni 2018, gempa bumi berkekuatan 6,1 skala richter di Osaka, kota metropolitan terbesar kedua di Jepang, menewaskan empat orang, melukai ratusan lainnya, dan menghentikan jalur pabrik di kawasan industri.

Baca juga: Krisis Tenaga Kerja, Jepang Buka Lowongan Besar-Besaran untuk TKA

6. Pada 6 September 2018, gempa bumi berkekuatan 6,7 skala Richter melumpuhkan pulau Hokkaido di bagian utara Jepang, menewaskan sedikitnya tujuh orang, memicu tanah longsor dan memutus aliran listrik ke 5,3 juta penduduknya.

7. Pada 13 Februari 2021, gempa berkekuatan 7,3 skala Richter melanda pantai Fukushima di Jepang timur, melukai puluhan orang dan memicu pemadaman listrik secara luas.

8. Pada 16 Maret 2022, gempa bumi berkekuatan 7,3 skala Richter kembali mengguncang pantai Fukushima, menyebabkan dua orang tewas dan 94 orang terluka serta menghidupkan kembali kenangan akan gempa dan tsunami yang melumpuhkan wilayah yang sama lebih dari satu dekade sebelumnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Prudential Indonesia Luncurkan PRUMapan, Sasar Kebutuhan Proteksi Generasi Sandwich

Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More

4 hours ago

Dana Abadi LPDP Tembus Rp180,8 Triliun, Intip Rincian Alokasi dan Penggunaannya

Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More

5 hours ago

MTF Telusuri Dugaan Tindak Pidana yang Mengatasnamakan Perusahaan

Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More

5 hours ago

ISEI Dorong Reformulasi Kebijakan UMKM Lewat Industry Matching di Bogor

Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More

6 hours ago

Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Ramadan-Lebaran 2026

Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More

7 hours ago

LPDP Minta Maaf atas Polemik Alumni Berinisial DS

Poin Penting LPDP menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang ditimbulkan alumni berinisial DS dan menilai… Read More

7 hours ago