Berikut 5 Saham Penyebab IHSG Loyo dalam Sepekan

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan 10-14 Maret 2025 mengalami penurunan sebesar 1,81 persen menjadi berada pada level 6.515,63 dari 6.636,00 pada pekan lalu.

Lalu, perubahan turut dialami oleh kapitalisasi pasar bursa, yaitu sebesar 1,87 persen menjadi Rp11.235 triliun dari Rp11.450 triliun pada sepekan sebelumnya. 

Baca juga: Pasar Saham Tertekan, MAMI Kasih Solusi Begini

Saham Pemberat IHSG

Berdasarkan pergerakan tersebut, BEI telah merangkum lima saham yang menjadi top laggards atau saham yang memicu pelemahan gerak IHSG di pekan ini, antara lain:

  1. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menyumbang penurunan tertinggi sebesar 17,34 poin ke IHSG, dengan pelemahan harga saham 6,18 persen
  2. PT Astra International Tbk (ASII) menyumbang sebanyak 13,99 poin ke pelemahan IHSG, dengan harga saham yang turun 4,06 persen
  3. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menyumbang penurunan 13,16 poin ke IHSG, dengan harga saham yang melemah 5,81 persen
  4. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menyumbang pelemahan sebanyak 12,56 poin ke IHSG, dengan penurunan harga saham 4,11 persen
  5. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) memberikan 12,01 poin ke penurunan IHSG dan harga sahamnya melemah 1,53 persen.

Sedangkan, rata-rata frekuensi transaksi harian bursa pekan ini mengalami perubahan sebesar 1,48 persen, menjadi 1,09 juta kali transaksi dari 1,10 juta kali transaksi pada pekan lalu.

Lalu, rata-rata volume transaksi harian bursa dalam sepekan juga mengalami penurunan sebanyak 12,94 persen menjadi 17,31 miliar lembar saham dari 19,88 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya. 

Baca juga: IHSG Sepekan Ambles 1,81 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp11.235 Triliun

Sementara, dari sisi rata-rata nilai transaksi harian bursa selama sepekan mengalami perubahan sebesar 28,43 persen menjadi triliun Rp9,40 dari Rp13,14 triliun pada pekan sebelumnya. 

Adapun, investor asing Jumat lalu (14/3) mencatatkan nilai jual bersih Rp1,77 triliun dan sepanjang tahun 2025 ini, investor asing mencatatkan nilai jual bersih Rp26,04 triliun. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Prudential Indonesia Luncurkan PRUMapan, Sasar Kebutuhan Proteksi Generasi Sandwich

Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More

2 hours ago

Dana Abadi LPDP Tembus Rp180,8 Triliun, Intip Rincian Alokasi dan Penggunaannya

Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More

3 hours ago

MTF Telusuri Dugaan Tindak Pidana yang Mengatasnamakan Perusahaan

Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More

3 hours ago

ISEI Dorong Reformulasi Kebijakan UMKM Lewat Industry Matching di Bogor

Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More

3 hours ago

Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Ramadan-Lebaran 2026

Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More

4 hours ago

LPDP Minta Maaf atas Polemik Alumni Berinisial DS

Poin Penting LPDP menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang ditimbulkan alumni berinisial DS dan menilai… Read More

5 hours ago