Keuangan

Beri Perlindungan Risiko Covid, AIA Tawarkan Produk Berpremi Rp300 Ribu

Jakarta – PT AIA Financial (AIA) sebagai salah satu perusahaan asuransi jiwa di Indonesia meluncurkan produk asuransi terbarunya yakni AIA Power Pro Life. Produk yang baru diluncurkan ini untuk memberikan perlindungan kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia melalui produk asuransi yang lengkap dengan premi terjangkau.

Chief Marketing Officer AIA, Lim Chet Ming dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, 4 Jumat, 2020 mengatakan, bahwa saat ini kesadaran masyarakat terhadap pentingnya memiliki proteksi jiwa dan kesehatan terus meningkat terutama di saat ini sebagian masyarakat mulai kembali beraktivitas di luar rumah di tengah kondisi pandemi.

“Kami di AIA terus menghadirkan inovasi untuk membantu jutaan keluarga di Indonesia hidup lebih sehat, lebih lama, lebih baik,” ujarnya.

Melalui AIA Power Pro Life, ia berharap produk terbarunya ini dapat menjawab kebutuhan masyarakat yang ingin memiliki proteksi jiwa yang lengkap dengan premi yang terjangkau, yakni mulai dari Rp300 ribu per bulan dengan nilai perlindungan jiwa Rp1 miliar bagi nasabah yang berusia 30 tahun. Ini menjadi solusi penting bagi masyarakat di berbagai lapisan untuk memiliki proteksi jiwa juga kesehatan.

Menurutnya, AIA Power Pro Life memberikan manfaat lengkap berupa nilai perlindungan jiwa yang maksimal, masa perlindungan 10 tahun, yang dapat diperpanjang hingga maksimum usia 75 tahun tanpa proses seleksi risiko ulang. Produk ini juga memberikan perlindungan terhadap risiko pandemi Covid-19 yang memerlukan perawatan ICU (butuh ventilator invasive) juga perlindungan jiwa jika pemegang polis tutup usia karena risiko Covid-19.

Selain itu, AIA juga memberikan perlindungan jika pemegang polis mengalami kondisi penyakit yang telah mencapai stadium akhir atau terminal illness dengan nilai 100% uang pertanggungan. Selain premi terjangkau dan perlindungan yang lengkap, AIA memberikan kemudahan kepada nasabah yang ingin membeli produk ini melalui AIA DigiBuy yakni layanan pemasaran tanpa perlu tatap muka untuk produk tradisional atau non-unit link melalui jalur distribusi keagenan dan bancassurance. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Rupiah Babak Belur, Misbakhun Kritik Kebijakan BI yang Konvensional

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Mau Gelar RUPST 29 April 2026, Simak Agenda Lengkapnya

Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More

3 hours ago

Siap-Siap! Bea Cukai Buka 300 Formasi CPNS Lulusan SMA Bulan Depan

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More

3 hours ago

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah, Begini Respons BI

Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More

3 hours ago

CIMB Perluas Segmen Affluent ASEAN Sejalan Strategi Forward30

Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More

4 hours ago

Cinema XXI (CNMA) Tebar Dividen Jumbo Rp980 Miliar, Ini Jadwal Pembayarannya

Poin Penting CNMA membagikan dividen Rp12 per saham, termasuk dividen interim Rp5 per saham. Pembayaran… Read More

5 hours ago