Perbankan

Berhasil Turnaround di 2024, BNC Beberkan Kuncinya

Jakarta – PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC) mengungkapkan kisi-kisi kinerja perusahaan sepanjang 2024. Aditya Windarwo, Direktur Bisnis BNC, menjelaskan, tahun 2024 merupakan kali pertama perusahaan mencatatkan laba bersih setelah bertransformasi menjadi bank digital pada 2020 lalu.

“Tahun 2024 adalah turning point-nya dari BNC. Sejak transformasi itu, untuk pertama kalinya kami membukukan profitabilitas itu di tahun 2024,” kata Adit dalam sesi group interview di Jakarta, Selasa, 11 Februari 2025.

Adit tidak menyebut secara spesifik laba bersih yang mereka peroleh pada 2024 lalu. Namun, ia memastikan kalau BNC mampu melakukan turnaround dari rugi bersih di 2023, yang angkanya sebesar Rp573,18 miliar.

Salah satu aspek yang menjadi kunci keberhasilan turnaround adalah kemampuan menekan beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO). Jika tahun 2023 BOPO bank menyentuh angka 112,27 persen, BOPO pada 2024 sudah berada di bawah 100 persen.

Baca juga: Begini Tanggapan Dirut BNI soal Gerak IHSG yang Anjlok

“Indikator-indikator lainnya yaitu biaya operasional yang semakin turun. BOPO kita sudah di bawah 100 persen. Kemudian cost of fund juga sudah semakin bagus. Kita mau coba improve lagi,” ujarnya.

Non-performing loan (NPL) atau kredit macet juga berada di kisaran 3,5 persen, turun sekitar 20 basis poin (bps) dari 2023.

Ada beberapa langkah yang BNC lakukan untuk menurunkan persentase NPL, seperti meningkatkan risk profiling dan kualitas debitur.

“Kami mencoba beberapa inisiatif untuk mengetatkan risk profile, secara risk scoring dan juga meningkatkan quality dari debitur, terutama di segmen consumer,” imbuh Adit.

Kinerja BNC per November 2024

Sebagai gambaran, per November 2024, kinerja intermediasi BNC mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Realisasi kredit terkontraksi 19,28 persen secara year on year (yoy) dari Rp10,50 triliun menjadi Rp8,48 triliun.

Adapun Dana pihak ketiga (DPK) juga turun dari Rp14,39 triliun menjadi Rp13,30 triliun, terkoreksi sebesar 7,58 persen (yoy).

Meskipun begitu, di periode tersebut BNC mampu membukukan laba bersih sebesar Rp11,20 miliar atau melonjak 102,03 persen dari rugi bersih sebesar Rp540,43 miliar di November 2023.

Baca juga: Begini Strategi BNC Tingkatkan Inklusi Keuangan Masyarakat Indonesia

Meroketnya laba bersih salah satunya dikarenakan keberhasilan dalam menekan beban operasional dan meningkatkan laba operasional. Beban operasional BNC berhasil ditekan sebesar 22,49 persen menjadi Rp2,59 triliun.

Rugi operasional sebesar Rp541,61 miliar juga berhasil disulap menjadi laba operasional Rp15,33 miliar.Sementara, dari sisi rasio keuangan, BNC mampu mencatat BOPO sebesar 99,61 persen, dan NPL gross 3,70 persen.

Kapasitas permodalan juga menguat, tercermin dari capital adequacy ratio (CAR) yang berada di angka 35,81 persen. (*) Mohammad Adrianto Sukarso

Galih Pratama

Recent Posts

Jeffrey Hendrik Resmi Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI

Poin Penting Jeffrey Hendrik ditunjuk sebagai Pjs Dirut BEI, menggantikan Iman Rachman, namun peresmiannya masih… Read More

12 mins ago

IHSG Sesi I Ditutup Naik 1,57 Persen ke Level 8.047

Poin Penting IHSG menguat signifikan pada sesi I perdagangan 3 Februari 2026, naik 1,57 persen… Read More

2 hours ago

BRI Salurkan KUR Rp178,08 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting BRI salurkan KUR Rp178,08 triliun pada 2025 kepada 3,8 juta debitur, dengan 64,49… Read More

2 hours ago

Mengeliminasi Fragmentasi Global dan Menimbang Posisi Indonesia

Oleh Ryan Kiryanto, Ekonom Senior dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia DALAM laporan Global… Read More

2 hours ago

Pemerintah Siapkan Rp12,8 Triliun untuk Stimulus Ekonomi di Kuartal I 2026

Poin Penting Stimulus Rp12,83 triliun digelontorkan pemerintah selama Ramadan dan Idulfitri 2026 untuk mendorong ekonomi… Read More

2 hours ago

HRTA Rilis Aplikasi HRTA Gold untuk Transaksi Emas dan Perhiasan, Ini Keunggulannya

Poin Penting HRTA meluncurkan aplikasi HRTA Gold sebagai platform jual beli emas dan perhiasan fisik… Read More

3 hours ago