PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) berhasil membukukan kinerja positif. (Foto: Alfi Salima)
Jakarta – PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) berhasil membukukan kinerja positif dengan total volume transaksi mencapai 530.117 lot hingga September 2023. Perseroan juga berhasil menarik 963 nasabah baru pada periode yang sama.
Direktur RFB, Muhammad Barkah merinci, kontribusi pencapaian kinerja di kuartal III tahun ini, cabang RFB DBS Bank Tower menyumbang volume transaksi sebesar 41,25 persen, dengan jumlah 151 nasabah baru.
Baca juga: Waspadai Investasi Bodong Berkedok Perdagangan Berjangka Komoditi
Atas capaian tersebut, Barkah mengatakan pihaknya akan terus membenahi layanan. “Dengan meningkatkan sistem transaksi yang lebih nyaman, mudah dan terkini sebagai perusahaan pialang berjangka terdepan,” ujar Barkah saat konferensi pers di Jakarta, Jumat, 27 Oktober 2023.
Selain itu, perseroan juga terus meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM), dengan mempersiapkan mereka sebagai konsultan profesional.
Terhitung hingga 30 September 2023, jumlah Wakil Pialang Berjangka (WPB) RFB mencapai 40. Barkah menilai, jumlah WPB RFB terus meningkat setiap tahunnya.
“Hal ini sejalan dengan tenaga pialang yang kami rekrut juga terus bertambah sehingga kami memiliki calon WPB yang cukup banyak,” jelasnya.
Kepala Cabang RFB- DBS Tower, Lisa Usfie mengatakan, saat ini RFB-DBS Tower memiliki sebanyak 25 WPB.
“Jumlah ini akan terus bertambah menjadi 50 WPB hingga akhir tahun ini,” ucapnya dalam kesempatan yang sama.
Baca juga: Perdagangan Berjangka Komoditi Diyakini Masih Tumbuh Meski Ada Resesi di 2023
Dia menambahkan, hingga akhir tahun RFB menargetkan 1 juta lot dengan 1200 nasabah baru, dan membuka produk baru (silver).
“Sementara itu, untuk tahun depan, RFB juga menargetkan membuka 3 produk baru lainnya,” pungkasnya. (*) Alfi Salima Puteri
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More